Karyawan hotel ini diduga mencuri 192 ekor lobster senilai Rp 140 juta. Polisi juga menemukan dugaan pencurian daging babi, kakap, dan cumi-cumi.
Seorang karyawan hotel di Florida, Amerika Serikat, menghadapi tuduhan pencurian besar setelah diduga mengambil bahan makanan bernilai ribuan dolar dari dapur tempatnya bekerja.
Barang yang diduga dicuri antara lain ratusan ekor lobster, daging babi, ikan kakap, hingga cumi-cumi.
Dikutip dari People (8/10) Diego Alfredo Medina-Acosta (37) ditangkap pada Senin (5/10) atas dugaan pencurian besar tingkat pertama (first-degree grand theft).
Kasus ini terungkap setelah pihak keamanan dan kepala koki Biltmore Hotel di Coral Gables, sekitar 11 kilometer dari pusat Kota Miami, melaporkan kehilangan sejumlah persediaan makanan kepada polisi.
Kepala koki hotel tersebut mengatakan bahwa banyak bahan makanan yang tidak dapat ditemukan, padahal pihak dapur memiliki catatan inventaris yang diperbarui setiap pekan untuk memantau persediaan bahan makanan.
Berdasarkan laporan kepolisian, Medina-Acosta diduga mengambil bahan makanan senilai total US$ 7.854 atau sekitar Rp140 juta.
Barang yang dilaporkan hilang mencakup santan senilai Rp1,7 juta, gnocchi kentang Rp713.000, sosis chorizo Argentina Rp971.000, dan udang mentah senilai Rp1,6 juta.
Selain itu, ia diduga mengambil 11 ekor cumi-cumi yang telah dibersihkan senilai Rp2,5 juta dan daging babi bagian perut seberat sekitar 53 kilogram senilai Rp11,4 juta.
Ada juga 30 potong ikan kakap bagian tengah sekitar Rp4,9 juta. Namun, barang yang paling mencolok adalah 192 ekor ekor lobster yang nilainya mencapai Rp116 juta.
Polisi juga menyebut rekaman kamera pengawas memperlihatkan Medina-Acosta datang sebelum jadwal kerjanya dimulai.
Ia diduga memasuki sejumlah area dapur tempat bahan makanan yang hilang disimpan dan keluar-masuk melalui pintu selain pintu khusus karyawan.
Dalam salah satu rekaman, ia diduga terlihat membawa wadah berisi lobster, kemudian mengembalikannya dalam keadaan kosong.
Temuan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan atas hilangnya persediaan bahan makanan di hotel itu.
Saat dimintai keterangan oleh penyidik, Medina-Acosta mengaku datang lebih awal untuk mulai bekerja.
Namun, menurut laporan NBC Miami, karyawan tidak diperbolehkan melakukan presensi sebelum jadwal kerja yang ditentukan.
Ia juga mengaku meninggalkan gedung setelah sekitar 10 menit untuk mengantarkan cucian kotornya. Mengenai lobster yang dibawanya, Medina-Acosta mengatakan bahwa ia memindahkannya untuk membantu proses pencairan sebelum diolah.
Setelah kejadian tersebut, Medina-Acosta mengundurkan diri dari pekerjaannya. Sementara itu, pihak hotel menegaskan bahwa mereka tidak menoleransi tindakan pencurian maupun perilaku yang merusak kepercayaan dalam lingkungan kerja.
CEO Biltmore Hotel, Tom Prescott, menyampaikan bahwa hotel tersebut bangga diakui sebagai salah satu tempat kerja terbaik di Florida Selatan dan mempekerjakan staf yang menjunjung standar pelayanan serta integritas.
"Kami tidak menoleransi pencurian atau perilaku apa pun yang merusak kepercayaan yang diberikan kepada rekan kerja dan/atau organisasi kami," ujar Prescott dalam pernyataan kepada NBC Miami.
Prescott juga menyatakan bahwa pihak hotel menyambut baik hasil penyelidikan independen yang menguatkan temuan investigasi internal mereka.
Simak Video "Seafood 'Bakaran' di Bekasi"
(raf/adr)