Tidak semua hidangan daging harus dimasak sebelum disantap. Di sejumlah negara, daging mentah justru diolah dengan teknik khusus, bahkan ada hidangan daging mentah terenak di dunia. Ini daftarnya.
Olahan daging mentah mungkin terdengar ekstrem, tapi sebenarnya tetap bisa dinikmati karena menggunakan bahan berkualitas tinggi. Dari sisi keamanan pangan pun, daging ini aman dikonsumsi dan memiliki cita rasa khas.
Berbagai hidangan daging mentah sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner selama puluhan hingga ratusan tahun. Pada 2026, situs kuliner TasteAtlas kembali merilis daftar hidangan daging mentah terenak di dunia.
Daftar ini menampilkan sajian daging mentah ikonik dari Korea Selatan, Italia, Turki, Prancis, hingga Jerman. Masing-masing menawarkan karakter rasa berbeda, mulai dari gurih, segar, hingga kaya rempah.
Berikut lima hidangan daging mentah terbaik versi TasteAtlas (31/07/2026).
1. Yukhoe, Korea Selatan
Posisi pertama dalam daftar TasteAtlas ditempati oleh yukhoe, hidangan daging mentah khas Korea Selatan yang kerap disebut sebagai steak tartare ala Negeri Ginseng.
Sajian daging mentah terbaik di dunia ini dibuat dari irisan tipis daging sapi segar yang dimarinasi menggunakan kecap asin, minyak wijen, bawang putih, gula, garam, dan lada.
Penyajiannya hampir selalu dilengkapi kuning telur mentah, sementara irisan pir Korea menjadi pelengkap yang memberi sensasi manis dan segar.
Nama yukhoe berasal dari kata 'yuk' yang berarti daging dan 'hoe' yang berarti sashimi. Hingga kini asal-usulnya masih diperdebatkan, antara berasal dari China atau pertama kali disajikan di lingkungan istana kerajaan Korea.
2. Carpaccio, Italia
Di posisi kedua, ada carpaccio yang merupakan hidangan pembuka asal Italia terkenal di dunia.
Sajian ini terdiri atas irisan sangat tipis daging sapi mentah atau ikan mentah yang disiram minyak zaitun, diberi perasan lemon, lalu ditaburi serutan keju.
Hidangan ini diciptakan pada 1950 oleh Giuseppe Cipriani, pemilik Harry's Bar di Venesia. Ia memberikannya pada Countess Amalia Nani Mocenigo yang dianjurkan mengonsumsi daging mentah.
Nama carpaccio diambil dari pelukis Italia Vittore Carpaccio karena warna merah daging mengingatkannya pada karya sang seniman. Kini variasinya semakin beragam, termasuk menggunakan salmon, zucchini, bit, hingga buah ara.
3. Çiğ Köfte, Turki
Dari Turki ada çiğ köfte yang juga dikenal sebagai hidangan daging mentah berbumbu. Hidangan ini ada di posisi tiga versi TasteAtlas.
Resep tradisionalnya menggunakan daging sapi atau domba cincang berkualitas tinggi yang dicampur tomat, bawang bombai, bawang putih, cabai, serta aneka rempah khas Turki. Hidangan ini biasanya disajikan dingin sebagai meze atau makanan pembuka.
Namun, karena aturan keamanan pangan yang semakin ketat, banyak versi modern mengganti daging mentah dengan bulgur dan kacang kenari giling. Meski tanpa daging, cita rasanya tetap kaya rempah sehingga tetap digemari orang Turki maupun wisatawan yang ingin mencicipi kuliner khas negara tersebut.
Simak Video "Video K-Talk: Dinamika Ahn Sung Jae 'Culinary Wars' Temukan Jalannya Sebagai Chef"
(sob/adr)