Kebijakan restoran ini dapat sorotan dari pelanggan. Pihaknya menagih Rp 5,8 juta ke orang tua yang anaknya merusak fasilitas restoran.
Setiap restoran atau bisnis kuliner punya kebijakan tersendiri yang diberlakukan oleh pemilik atau pengelola. Mulai dari pengelolaan restoran secara keseluruhan, dapur, hingga aturan-aturan yang harus dipatuhi pelanggan.
Sebagian besar peraturan umumnya tidak menjadi masalah dan masih masuk akal. Namun, tidak dengan kebijakan yang diterapkan oleh restoran ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Restoran China Chez Xue belakangan ini masih menjadi sorotan usai mematok biaya kepada orang tua yang anaknya merusak properti restoran. Langkah ini pun memicu beragam pendapat.
Chez Xue dikenal sebagai restoran kelas atas di daerah Foster City, California, Amerika Serikat. Sebuah unggahan di media sosial mereka menarik perhatian banyak orang.
Restoran Chez Xue menjelaskan jika mereka memang dikenal sebagai restoran ramah keluarga. Namun, mereka memperingati jika restorannya bukan tempat bermain anak-anak. Jadi para tamu yang membawa anak-anak diminta untuk tetap duduk tenang sepanjang waktu serta menghargai pelanggan lain, lapor thesun.co.uk (7/7).
"Berlarian kesana kemari, berteriak, dan membuat suara dari alat makan, dan lain sebagainya, tidak akan ditoleransi," bunyi unggahan restoran.
Ini dia restoran China yang menagih biaya ganti rugi jika ada anak pelanggan yang merusak fasilitas. Foto: X/@raymmar |
Bagi tamu yang tidak menghargai kebijakan ini akan diminta meninggalkan restoran. Restoran China tersebut juga akan menagih biaya ganti rugi kepada orang tua yang anak-anaknya merusak fasilitas restoran.
Memo tersebut juga mencantumkan tanggal-tanggal spesifik ketika sempat ada orang tua yang didenda akibat kerusakan properti Chez Xue karena ulah anak mereka.
Salah satu contohnya, insiden pada April 2025. Restoran ini mengenakan biaya sebesar $327,03 (Rp 5.887.520) kepada orang tua yang anaknya menjatuhkan alat pembaca kartu kredit sampai layarnya menjadi pecah.
Pada bulan Desember, seorang pelanggan muda mengukir berbagai gambar di meja restoran dengan peralatan makannya. Akhirnya restoran Chez Xue mengenakan biaya ganti rugi sebesar $109,38 (Rp 1.969.168) kepada orang tua pelanggan tersebut.
Pada akhir Januari lalu, restoran juga mengenakan biaya sebesar $5,47 (Rp 98.476) kepada seorang pelanggan yang anaknya bermain di kursi dan menjatuhkan cangkir teh ke lantai sampai pecah.
Unggahan terkait kebijakan restoran tersebut viral di X dan memicu ratusan komentar. Sebagian besar pengguna media sosial mendukung kebijakan Chez Xue atas sikap anak-anak nakal.
"Jika anak-anak Anda menghancurkan mesin kartu kredit dan mengukir barang-barang di furnitur, mereka tidak pantas berada di restoran. Selesai," komentar seorang netizen.
Pemberitahuan akan masalah ini dibagikan lewat unggahan di x. Foto: X/@raymmar |
Ada juga netizen yang merasa kebijakan ini sangat adil. Ia mengaku orang tua tidak bisa membiarkan anak-anaknya meneror bisnis kecil begitu saja.
Pemilik restoran, You You Xue mengaku senang ketika melihat begitu banyak komentar yang mendukung kebijakannya. Xue mangaku kebijakan tersebut ditambah secara tertulis pada menu awal tahun ini.
You juga menjelaskan kalau kebijakan tersebut bukanlah sebuah kampanye anti anak. Sebaliknya, hal ini justru terasa sebagai suatu kebutuhan agar orang tua menjaga sikap anak-anaknya di tempat umum.
Menurut You, orang tua tidak dikenakan biaya jika anak mereka merusak sesuatu secara tidak sengaja. Namun, mereka akan dikenakan biaya jika barang tersebut rusak karena ulah anak-anak yang bertindak sembrono.
You Xue percaya bahwa kebijakan mengenakan biaya ini merupakan bentuk prinsip rasa hormat, bukan semata-mata menjadi ajang ganti rugi atas barang rusak.
"Menurut saya, pesan ini tidak kontroversial.Saya rasa beberapa restoran lain akan menganggap pesan ini terlalu lugas atau kurang halus... tetapi pada akhirnya, saya akan menyampaikan pesan ini kepada pelanggan saya, baik secara lisan maupun tertulis," ujarnya kepada SFGATE.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN