Tak hanya fisik yang dilatih, makanan pesepakbola Norwegia selama Piala Dunia juga diperhatikan. Sampai-sampai ada chef khusus yang didatangkan langsung.
Tak hanya punya program khusus pada latihannya, tim nasional Norwegia juga begitu memerhatikan asupan atlet selama pelaksanaan Piala Dunia 2026. Ada tiga orang chef khusus yang bahkan didatangkan langsung dari Norwegia.
Mereka bertanggung jawab atas asupan makanan sehari-hari bagi Haaland Cs. Dilansir dari The Athletic, (1/7/2026), ada tiga chef yang setiap hari sibuk menyiapkan makanan bergizi agar para pemain tetap bugar sepanjang turnamen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka adalah Aron Espeland, Eirik Tufte, dan Christian Karlsson. Selama pemusatan latihan hingga pertandingan berlangsung di Amerika Serikat, ketiganya memasak empat kali sehari untuk sekitar 61 orang.
Timnas Norwegia sengaja mendatangkan chef khusus untuk mengatur asupan para atlet setiap hari. Foto: The Athletic |
Salah satu yang paling menarik adalah keputusan mereka membawa sekitar 300 kilogram seafood langsung dari Norwegia. Isinya bukan sembarang ikan, melainkan salmon, arctic char, halibut, dan trout yang terkenal berkualitas tinggi.
Ketika Norwegia lolos ke babak gugur, stok makanan itu kembali ditambah. Pengiriman ikan baru dilakukan dari Norwegia, sementara persediaan lama diterbangkan dari Greensboro ke Dallas.
Pengiriman ini menggunakan freezer khusus bersuhu -4 sampai -15 derajat Celsius. Menurut Espeland, membawa bahan makanan dari kampung halaman bukan sekadar soal rasa.
Selain membawa stok sendiri, ketiga chef juga berburu bahan segar di setiap kota yang disinggahi. Mereka mencari toko roti terbaik untuk sourdough, toko daging lokal, hingga pemasok sayuran agar menu yang disajikan selalu segar.
Untuk makan siang, para pemain bisa menikmati semangkuk salmon dengan saus ponzu, mangga, alpukat, kacang fava, wijen, mayones cabai, daun bawang, dan nasi putih. Menu tersebut dirancang bersama tim medis agar mengandung protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan atlet.
Sumber makanan dipertimbangkan dengan teliti, bahkan sampai dikirim langsung dari tanah airnya. Foto: The Athletic |
"Tujuan kami bukan mengejar satu nutrisi tertentu, tetapi menciptakan menu lengkap yang membantu pemain tampil maksimal sekaligus mempercepat pemulihan," kata Espeland.
Menu sebelum latihan dan sesudah pertandingan pun berbeda. Setelah laga usai, fokus makanan diarahkan untuk mengembalikan energi dan mempercepat pemulihan otot.
Salah satu menu favorit pemain adalah bubur oat racikan Christian Karlsson. Bubur dimasak menggunakan susu selama satu jam, lalu disajikan dengan pisang, buah beri, kacang-kacangan, madu, kayu manis, dan sedikit gula.
Ketiga chef juga membawa biji kopi sendiri beserta empat mesin kopi, terdiri dari dua mesin espresso dan dua mesin filter. Bek Julian Ryerson bahkan memilih membawa mesin kopinya sendiri.
"Kalau sepotong waffle dan keju bisa membuat pemain merasa lebih rileks di tengah tekanan Piala Dunia, berarti kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik," tutur Espeland.
(dfl/dfl)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN