×
Ad

Ternyata Ada Gelar Khusus untuk Ahli Pembuat Pizza, Bukan Chef!

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Minggu, 07 Jun 2026 15:00 WIB
Foto: Getty Images/Ugur Karakoc
Jakarta -

Banyak orang sudah mengenal ragam jenis pizza, tapi bagaimana dengan sosok pembuatnya? Apakah kamu tahu sebutan resmi untuk seorang pembuat pizza?

Pizza merupakan makanan khas Italia yang mendunia. Roti pipih bundar ini terasa nikmat dengan paduan topping sayuran, daging, hingga keju.

Tampilan pizza terlihat simpel, tapi tidak dengan proses pembuatannya. Dikutip dari Times of India (5/6), adonan pizza harus diuleni, diistirahatkan, dan dibentuk dengan sentuhan yang terlatih dan intuitif.

Tak sembarangan orang bisa menyiapkan adonan pizza. Sebab kalau terlalu sering dipegang, adonan bisa jadi keras. Sebaliknya, jika penanganannya terlalu minim, adonan pizza tidak bisa mengembang sempurna.

Di sinilah pembuat pizza berperan penting. Mereka harus terampil 'memahami' semua komponen pizza, mulai dari soal kelembapan, kualitas tepung, waktu fermentasi, suhu oven, ketebalan saus, lelehan keju, hingga berat topping, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas seloyang pizza.

Pembuat pizza ternyata punya sebutan resmi. Istilah yang umum digunakan adalah pizzaiolo, terutama dalam tradisi Italia. Sementara dalam bahasa Inggris biasa, banyak orang menyebut mereka sebagai chef pizza atau pembuat pizza.

Namun, istilah pizzaiolo punya bobot khusus karena mencerminkan sejarah dari keahlian itu sendiri. Istilah ini tidak menggambarkan seseorang yang hanya bekerja di konter atau menaruh topping di atas adonan.

Istilah pizzaiolo merujuk pada seorang spesialis, seseorang yang terlatih dalam ritme pembuatan pizza sebagai bentuk seni.

Para pizzaiolo disebut tahu cara 'membaca' adonan dengan sentuhan. Mereka juga memahami bahwa beberapa detik terlalu lama di dalam oven dapat mengubah segalanya. Tugas mereka mungkin terlihat sederhana, tetapi di baliknya sama sekali tidak.

Menyebut seseorang pizzaiolo juga berarti memberikan identitas yang lebih kuat pada keahlian tersebut. Pizza buatannya tak lagi dianggap sebagai makanan cepat saji biasa, tapi bagian dari tradisi, terutama jika pizza yang dibuat adalah gaya klasik Italia.

Seorang pizzaiolo yang hebat disebut mampu menghadirkan konsistensi. Pizza buatannya, meski dibuat lusinan, tetap punya kualitas yang sama. Hal itu membutuhkan fokus, daya ingat, dan semacam tekanan tenang yang hanya bisa dipelajari dari jam terbang seorang pizzaiolo




(adr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork