Makan Sarden Saja Selama 48 Jam, Pria Ini Ungkap Efeknya di Luar Dugaan!

Makan Sarden Saja Selama 48 Jam, Pria Ini Ungkap Efeknya di Luar Dugaan!

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 02 Jun 2026 18:00 WIB
Makan Sarden Saja Selama 48 Jam, Pria Ini Ungkap Efeknya di Luar Dugaan!
Foto: Ladbible
Jakarta -

Nekat mencoba diet sarden selama 48 jam, seorang pria ungkap perbedaan pada tubuhnya. Awalnya lemas, tetapi beberapa waktu setelahnya justru tak terduga.

Tren diet ekstrem terus bermunculan di media sosial. Setelah diet karnivora dan berbagai metode puasa yang viral, kini muncul tantangan baru yang disebut sardine fast atau puasa sarden.

Sesuai namanya, pelaku diet ini hanya mengonsumsi ikan sarden selama beberapa hari. Dilansir dari Ladbible, (27/5/2026), pelaku diet ini hanya mengonsumsi ikan sarden selama beberapa hari dengan tujuan memperbaiki metabolisme dan mempercepat pembakaran lemak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu kreator konten yang mencoba tren tersebut adalah Pigmie. Ia mendokumentasikan pengalamannya hanya makan sarden kalengan selama 48 jam dan membagikan perubahan yang terjadi pada tubuhnya.

ADVERTISEMENT
Makan Sarden Saja Selama 48 Jam, Pria Ini Ungkap Efeknya di Luar Dugaan!Seorang pria nekat diet ekstrem dengan hanya makan sarden selama 48 jam. Foto: Ladbible

Pada awal eksperimen, Pigmie mengaku tubuhnya terlihat lebih ramping dan ringan. Tak lama kemudian, ia mulai merasakan rasa lapar yang sangat kuat, terutama keinginan untuk mengonsumsi makanan selain sarden.

Bahkan, demi menjalani tantangan secara penuh, ia juga meminum sisa minyak dan cairan dari kaleng sarden yang dikonsumsinya. Seiring berjalannya waktu, tubuhnya mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, karena tidak mendapatkan asupan karbohidrat maupun gula.

Setelah melewati fase awal yang sulit, Pigmie mengaku mengalami peningkatan fokus dan kejernihan berpikir. Ia bahkan menggambarkan kondisi tersebut sebagai keadaan yang mirip dengan "zen", di mana pikirannya terasa lebih tenang dan terpusat.

Tidak hanya itu, ia juga mengklaim beberapa keluhan fisik yang sebelumnya dialaminya mulai membaik. Nyeri pada sendi dan cedera bahu terasa berkurang. Ia bahkan merasa penglihatannya menjadi lebih baik dibandingkan sebelum menjalani diet tersebut.

Makan Sarden Saja Selama 48 Jam, Pria Ini Ungkap Efeknya di Luar Dugaan!Awalnya lemas, tetapi efek ini dirasakan setelah perjalanan dietnya selesai. Foto: Ladbible

Meski pengalaman ini bersifat pribadi dan belum tentu terjadi pada semua orang, perubahan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa tren sardine fast menarik perhatian banyak pengguna media sosial. Diduga salah satu penyebab perubahan fisik yang terlihat adalah kondisi ketosis.

Ketika tubuh tidak memperoleh cukup karbohidrat, tubuh mulai membakar cadangan lemak sebagai sumber energi utama. Proses ini sering terjadi pada diet rendah karbohidrat dan dapat menyebabkan penurunan berat badan dalam waktu relatif singkat.

Meski sarden dikenal sebagai makanan yang kaya protein, omega-3, vitamin D, vitamin B12, kalsium, dan berbagai mineral penting, para ahli mengingatkan bahwa mengandalkan satu jenis makanan saja bukanlah pola makan yang ideal. Sarden tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dalam jangka panjang.

Dokter juga memperingatkan bahwa diet yang hanya terdiri dari sarden dapat menimbulkan sejumlah risiko. Sarden tidak mengandung serat sehingga berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit serta kandungan natrium yang tinggi dikhawatirkan dapat meningkatkan tekanan darah.




(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads