×
Ad

Sajian Lezat Idul Adha 2026

Anti Gagal! 5 Tips Masak Rendang Empuk dari Chef Minang buat Pemula

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 24 Mei 2026 12:00 WIB
Foto: iStock
Jakarta -

Rendang jadi menu favorit saat Idul Adha. Bagi pemula, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar rendang tidak gagal.

Jelang Hari Raya Idul Adha, menu-menu andalan seperti gulai sampai rendang kembali naik daun. Banyak orang mengolah daging kurban menjadi rendang karena sifatnya yang awet.

Menurut Chef Dian Anugrah, atau akrab disapa Uda Dian, membuat rendang tidaklah sulit. Bagi pemula, coba perhatikan beberapa hal penting.

Uda Dian sendiri terkenal sebagai chef spesialis hidangan Minang autentik. Ia mahir mengolah berbagai jenis rendang.

Kepada detikFood (22/05/2026), Uda Dian membagikan lima hal penting agar rendang tidak gagal saat dimasak.

1. Memilih Potongan Daging yang Tepat

Potongan daging rendang. Foto: Getty Images/iStockphoto/LauriPatterson

Bagi pemula, memilih bagian daging sapi menjadi langkah penting agar rendang tidak mudah hancur saat dimasak lama. Chef Dian Anugrah atau akrab disapa Uda Dian menyarankan menggunakan daging sapi bagian sengkel karena teksturnya lebih padat dan membutuhkan waktu cukup lama hingga empuk.

Menurutnya, bagian sengkel sapi cocok untuk proses memasak rendang yang bisa memakan waktu berjam-jam. "Pilih daging sengkel karena butuh waktu sekitar 4-5 jam untuk lembut," ujar Uda Dian.

Jika menggunakan bagian daging lain yang lebih lunak, sebaiknya daging dimasukkan saat santan mulai mengeluarkan minyak agar teksturnya tidak cepat hancur dan bumbu tetap meresap sempurna.

2. Gunakan Santan dari Kelapa Tua

Santan untuk Rendang Daging. Foto: iStock

Selain daging, kualitas santan juga sangat menentukan hasil akhir rendang. Uda Dian merekomendasikan tidak pakai santan instan karena rasanya berbeda dengan santan segar. Menurutnya, santan instan sudah melalui proses tambahan bahan tertentu sehingga aroma dan rasa gurih alaminya tidak sekuat santan asli.

Ia menyarankan pakai santan dari kelapa tua karena kandungan minyaknya lebih tinggi dan mampu menghasilkan rendang yang lebih harum serta tahan lama. Perbandingan idealnya, 1 kilogram daging menggunakan santan dari 5 butir kelapa tua.

"Santan kelapa tua menghasilkan minyak alami yang dibutuhkan saat memasak rendang," jelasnya. Santan yang baik juga membuat warna rendang lebih cantik dan bumbu semakin pekat.

3. Pilih Cabai Segar agar Rendang Lebih Sedap

Cabai di pasar jelang Idul Adha 2026. Foto: Aprilia Devi/detikJatim

Racikan cabai menjadi salah satu kunci utama kelezatan rendang khas Minang. Uda Dian menjelaskan bahwa kualitas cabai giling sangat memengaruhi rasa akhir rendang. Ia menyarankan beli cabai segar di pasar lalu menggilingnya sendiri agar rasa dan aromanya tetap maksimal.

"Kalau cabai giling sudah berbuih atau aromanya asam, berarti sudah tidak segar," ujar Uda Dian. Cabai yang tidak segar bisa membuat rasa rendang menjadi kurang nikmat.

Ia juga menyarankan mencampurkan cabai rawit hijau dengan perbandingan 1:10 untuk menghasilkan rasa pedas khas Sumatera Barat yang lebih kuat. Selain itu, hindari penggunaan cabai merah kering karena rasa dan aromanya dianggap kurang sedap dibanding cabai segar.




(sob/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork