Chef Minang Bongkar 4 Rahasia Rendang Paru Empuk Gurih dan Anti Amis

Sajian Lezat Idul Adha 2026

Chef Minang Bongkar 4 Rahasia Rendang Paru Empuk Gurih dan Anti Amis

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 26 Mei 2026 11:30 WIB
Rendang paru
Foto: Getty Images/iStockphoto/Wirestock
Jakarta -

Selain rendang daging, rendang paru bisa jadi olahan spesial untuk Idul Adha tahun ini. Agar tidak gagal, ada tips membuat rendang paru anti amis ala Chef Minang Uda Dian.

Chef Dian Anugrah atau akrab disapa Uda Dian merupakan salah seorang pakar kuliner Minang yang terkenal lewat produk rendangnya yang enak, 'Rendang Minang'. Selain itu ia juga aktif memberikan beragam cooking class hingga menjadi pembicara di acara kuliner besar di Indonesia.

Malang melintang membuat kreasi rendang selama 15 tahun terakhir, Uda Dian sukses membuat banyak orang ketagihan dengan hidangan rendang yang dibuatnya. Selain rendang daging, Uda Dian mahir membuat rendang paru yang tidak amis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya buat rendang sudah lebih dari 15 tahun. Rendang paru itu populer, tapi jika tidak benar mengolahnya maka aroma amisnya tidak akan hilang. Ada tahapan yang tak boleh dilewatkan saat membuat rendang paru," jelasnya.

Kepada detikFood (25/05/2026), Uda Dian membagikan empat tips sederhana agar rendang paru untuk Idul Adha tidak amis dan rasanya enak. Berikut tipsnya:

ADVERTISEMENT

1. Rebus paru dengan rempah dan daun aromatik

Petai dan Paru Goreng Disebut Makanan Paling Tidak Enak dari MalaysiaParu. Foto: YouTube Best Ever Food Review

Uda Dian menyarankan paru sapi direbus lebih dulu sebelum dimasak menjadi rendang. Tahapan ini penting untuk menghilangkan aroma amis sekaligus membuat tekstur paru lebih empuk.

Paru sebaiknya dipotong kecil agar bagian dalamnya mudah dibersihkan. Saat merebus, tambahkan serai, daun kunyit, dan garam agar aroma paru lebih harum. Uda Dian juga menyarankan penggunaan daun tambahan seperti daun limau atau daun ketumbar untuk memberi wangi alami pada rebusan.

"Pertama, daging paru yang telah dibersihkan harus direbus dengan rempah-rempah dan daun aromatik seperti daun jeruk atau daun salam," ujar Uda Dian. Teknik ini membuat rasa rendang paru lebih sedap dan tidak meninggalkan bau khas jeroan yang menyengat.


2. Masukkan paru saat bumbu rendang sudah berminyak

woman hand stirs in a pan on the gas stove with indonesian rendang, a stew with beefindonesian rendang. Foto: Getty Images/iStockphoto/compuinfoto

Menurut Uda Dian, paru tidak langsung dimasukkan ke dalam santan mentah seperti daging sapi pada umumnya. Paru sebaiknya dimasukkan ketika bumbu rendang sudah dimasak hingga keluar minyak atau memasuki tahap kalio.

Tahapan ini membuat bumbu lebih matang dan aromanya lebih kuat sehingga mudah meresap ke dalam paru. Selain itu, cara ini juga membantu mengurangi aroma amis dari jeroan.

"Bumbu rendang yang sudah dimasak dan berminyak baru dimasukkan parunya," jelasnya. Teknik tersebut membuat paru tetap empuk, tidak alot, sekaligus menghasilkan rendang dengan rasa gurih yang lebih pekat dan kaya rempah khas Minang.

3. Gunakan api kecil saat masak rendang paru

Combustion of household gas on a gas stove, gas energy saving concept.Closeup.Gunakan api kecil saat masak rendang paru. Foto: Getty Images/Arvydas Lakacauskas

Memasak rendang membutuhkan kesabaran dan perhatian penuh. Uda Dian menyebut rendang paru maupun rendang daging harus dimasak menggunakan api kecil hingga sedang agar bumbu matang perlahan dan tidak gosong. Selama proses memasak, rendang juga perlu diaduk sesekali supaya bagian bawah tidak lengket atau terbakar.

"Saat masak rendang paru, tetap harus diperhatikan dan tidak boleh ditinggal," kata Uda Dian. Proses karamelisasi santan dan bumbu inilah yang membuat warna rendang menjadi lebih gelap serta rasanya semakin gurih.

Jika dimasak dengan api terlalu besar, bumbu bisa cepat kering tetapi bagian dalam paru belum meresap sempurna sehingga hasil akhirnya kurang maksimal.

4. Paru bisa dimasak bersama daging sapi


Uda Dian menjelaskan rendang paru sebenarnya bisa dimasak bersamaan dengan rendang daging. Namun, waktu memasukkan bahan harus diperhatikan agar teksturnya tetap bagus.

Daging sapi yang teksturnya keras, seperti bagian paha, bisa dimasukkan lebih awal karena membutuhkan waktu masak lebih lama. Sementara paru sebaiknya dimasukkan belakangan ketika bumbu sudah mulai berminyak. Begitu juga jika memakai daging has dalam yang lebih lunak.

"Kalau daging sapi has dalam tidak bisa dimasukkan di awal karena bisa hancur," jelasnya. Teknik ini membuat seluruh bahan matang merata, tetap empuk, dan tidak kehilangan tekstur saat dimasak berjam-jam.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Tips Kurban Sehat, Bebas Derita Kolesterol dan Asam Urat"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads