×
Ad

5 Fakta Praktik Konsumsi Sirip Hiu yang Kontroversial, Mahal Tapi Ilegal?

Diah Afrilian - detikFood
Rabu, 29 Apr 2026 16:30 WIB
Foto: Getty Images/winhorse
Jakarta -

Sirip hiu menjadi salah satu makanan mewah yang banyak dinikmati. Tetapi hidangan ini terus menuai kontroversi. Ternyata ada fakta dibalik praktik konsumsinya.

Sirip hiu dikenal sebagai salah satu bahan makanan paling prestisius dalam dunia kuliner. Hidangan ini kerap hadir dalam acara-acara penting sebagai simbol kehormatan dan kemewahan.

Salah satu budaya yang menyajikan sirip hiu sebagai simbol kemewahan ialah tradisi China. Namun di sisi lain, praktik di balik penyajiannya memicu kekhawatiran global terkait kelestarian lingkungan dan kesejahteraan satwa laut.

Tak hanya soal etika, konsumsi sirip hiu juga memunculkan perdebatan soal manfaat kesehatan, rasa, hingga nilai ekonominya yang fantastis.

Berikut ini 5 fakta praktik konsumsi sirip hiu yang kontroversial:

Sirip hiu awalnya dikonsumsi hanya untuk kalangan kerajaan saja. Foto: Getty Images/winhorse

1. Berawal dari Hidangan Kerajaan

Konsumsi sirip hiu sudah dikenal sejak lebih dari seribu tahun lalu, terutama dalam tradisi kuliner Tiongkok. Pada masa kekaisaran, hidangan ini hanya disajikan di lingkungan istana dan kalangan bangsawan karena bahan bakunya langka dan sulit diperoleh.

Seiring berjalannya waktu, sup sirip hiu menjadi simbol kemewahan yang melambangkan status sosial tinggi. Hidangan ini kerap disajikan dalam acara penting seperti pernikahan, perayaan Tahun Baru Imlek, hingga jamuan resmi sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.

Meski kini disajikan di restoran tertentu, ekskulsivitasnya tetap melekat. Banyak orang mengonsumsinya bukan semata karena rasa, melainkan sebagai bentuk prestise dan tradisi turun-temurun.

2. Rasa dan Teksturnya

Berbeda dari ekspektasi banyak orang, sirip hiu sebenarnya tidak memiliki rasa yang kuat. Bahan makanan ini hambar dan tidak menonjol jika tidak diolah bersama kaldu atau bumbu lain.

Namun teksturnya yang kenyal dan berserat membuat karakternya menjadi istimewa. Saat dimasak dalam sup, sirip hiu mampu menyerap rasa dari kaldu ayam, seafood, atau jamur, sehingga menciptakan sensasi makan yang unik.

Banyak penikmatnya mengakui daya tarik utama hidangan ini terletak pada tekstur, bukan cita rasa asli. Tanpa kuah yang kaya bumbu, sirip hiu sendiri tidak memberikan pengalaman rasa yang signifikan.



Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"


(dfl/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork