Sejarah hamburger sebagai salah satu ikon kuliner Amerika tidak lepas dari pengaruh berbagai budaya, khususnya Eropa. Hidangan ini diyakini berakar dari konsep olahan daging sapi cincang yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Berikut penelusurannya.
Nama 'hamburger' sering dikaitkan dengan kota Hamburg di Jerman yang terkenal sebagai pusat perdagangan daging sapi berkualitas. Seiring migrasi besar-besaran warga Jerman ke Amerika Serikat pada abad ke-19, tradisi kuliner tersebut kabarnya ikut terbawa dan berkembang.
Banyak asal-usul dan klaim tentang sejarah terciptanya burger yang digemari sampai sekarang. Mulai dari burger yang diklaim muncul sebagai makanan festival di abad 18, sampai ada restoran legendaris seperti Delmonico's di New York yang sudah menyajikan 'hamburger steak' sejak 1836.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut sejarah dan perkembangan burger di Amerika sampai populer dan mendunia hingga sekarang.
1. Awal Mula Daging Cincang Masuk ke Amerika
Dilansir dari History (10/04), kemunculan hamburger bermula dari munculnya teknik pengolahan daging sapi cincang yang sebenarnya sudah ada sejak lama, bahkan sejak domestikasi sapi di era Mesopotamia sekitar 10.000 tahun lalu.
Di Eropa, khususnya di kota Hamburg, Jerman, olahan daging sapi menjadi hidangan populer sejak abad ke-12 dan menjadi menu ikonik di sana. Ketika gelombang imigran Jerman datang ke Amerika Serikat pada 1848, mereka membawa tradisi kuliner tersebut, termasuk teknik mengolah daging cincang.
Di kota-kota besar Amerika, restoran mulai menyajikan 'Hamburg-style chopped steak' yang merujuk pada gaya masakan khas Hamburg. Hidangan ini kemudian menjadi fondasi penting dalam lahirnya burger modern yang dikenal saat ini.
2. Munculnya Burger di Amerika
Pada pertengahan abad ke-19, daging sapi cincang mulai banyak digunakan di Amerika, bahkan direkomendasikan oleh dokter untuk kesehatan pencernaan. Tahun 1867, Dr. James H. Salisbury memperkenalkan konsep daging cincang yang dimasak dalam bentuk patt yang kemudian dikenal sebagai Salisbury steak.
Seiring berkembangnya teknologi penggiling daging, bahan ini semakin mudah diolah oleh masyarakat. Inovasi penting muncul saat beberapa penjual mulai menyajikan daging tersebut di antara dua potong roti agar lebih praktis dikonsumsi.
Dikutip dari Heritage Food (10/04), salah satu klaim datang dari Charlie Nagreen, ia merupakan penjual burger dari Kota Seymour, Wisconsin. Dirinya mengaku bahwa keluarganya yang pertama kali menemukan dan menjual burger pada 1885.
Mereka mengatakan daging burger bukan berasal dari daging steak, melainkan dari bakso sapi yang dihancurkan. Ia menamakan hamburger ciptaannya dengan nama 'Hamburger Charlie,' dan pertama kali dijual di sebuah pusat makanan bernama Outagamie Country Fair. Meski sampai sekarang, siapa penemu burger pertama kali belum jelas asal-usulnya.
Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"
(sob/adr)