Tak hanya satu, ikan salmon yang dikenal kaya nutrisi ini terdiri dari beberapa jenis. Mulai dari salmon atlantik yang dikenal sangat lembut, king, sampai chum salmon yang dagingnya lebih kering.
Salmon merupakan salah satu jenis ikan yang banyak digemari masyarakat dunia. Pasalnya ikan ini kaya akan nutrisi, terutama kandungan Omega 3 dan 6 yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan tubuh.
Ikan salmon di pasaran juga menawarkan rasa gurih dengan tekstur lembut. Membuatnya semakin nikmat ketika dimakan dalam keadaan segar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun salmon sering dilihat di restoran sushi maupun di supermarket, jenisnya ada lebih dari satu. Setiap jenis menawarkan ciri khas tekstur dan rasa yang berbeda-beda.
Dilansir dari Taste of Home (5/4), berikut 5 jenis salmon yang mungkin belum banyak diketahui!
1. Salmon Atlantik
Ikan salmon Atlantik menjadi satu-satunya yang berasal dari perairan tersebut. Foto: holycowsteak.com |
Jenis salmon ini merupakan satu-satunya yang berasal dari laut Atlantik. Salmon ini juga tidak ditangkap secara komersial karena statusnya terancam punah.
Oleh karena itu, jika kamu menemukan salmon atlantik di pasaran, kemungkinan besar ikan itu berasal dari hasil budidaya. Salmon ini beredar di pasaran negara-negara seperti Norwegia, Skotlandia dan Kanada.
Ciri khas salmon atlantik adalah ukurannya yang sedang dengan bagian tengah membulat dan ekor serta kepala yang meruncing.
Soal rasa, salmon ini gurih lembut dan tidak terlalu amis, sehingga mudah diterima orang-orang yang belu terbiasa mengonsumsi ikan laut. Warna dagingnya merah mudah pucat hingga oranye pucat, tergantung dari pakan yang diberikan.
Salmon atlantik sebenarnya sergabuna dan mudah dimasak. Kandungan lemak tinggi di dalamnya mencegah dagingnya cepat kering jika tidak disengaja dimasak terlalu matang.
2. King Salmon
Daging King Salmon cukup tebal dengan kandungan lemak tinggi. Foto: holycowsteak.com |
King salmon atau nama lainnya Chinook merupakan salmon terbesar di perairan Pasifik. Ukurannya bisa mencapai 13 kg per ekor dengan panjang sampai 1,5 meter.
Ciri khas salmon ini ada pada semburat warna hijau dan biru di area kepala, titik hitam di ekor dan sirip, serta warna kulitnya yang keperakan di bagian kanan dan kiri.
Ukurannya yang besar membuat potongan salmon yang dijual di pasaran juga cukup tebal. Kandungan lemaknya tinggi, sehingga teksturnya empuk dan memiliki rasa gurih dengan sensasi buttery.
King salmon punya rasa khas ikan yang cukup kuat. Bisa dimasak untuk steak panggang, di air fryer, atau diberi bumbu sederhana saja, seperti ditambah mentega, garam, dan merica.
3. Sockeye Salmon
Warna daging sockeye salmon yaitu merah cerah, Foto: holycowsteak.com |
Sockeye salmon disebut juga salmon merah karena warna dagingnya yang merah cerah. Warna cerah tersebut menunjukkan kandungan karoten yang umumnya terdapat pada spesies udang-udangan.
Salmon ini juga merupakan jenis salmon yang ditangkap langsung dari habitat alaminya yaitu daerah Pasifik.
Dari segi rasa dan aroma, jenis salmon ini punya rasa khas ikan kuat, tetapi tidak sekuat king salmon. Tidak sedikit juga yang mendeskripsikan salmon ini punya rasa seperti daging kepiting.
Kandungan lemaknya tidak sebanyak king salmon, sehingga teksturnya lebih padat dan cenderung kenyal. Lebih baik dinikmati secara mentah atau dimasak dengan sederhana dan cepat supaya dagingnya tidak terlalu keras.
4. Coho atau silver salmon
Dari segi tampilan, salmon coho atau sering disebut silver salmon mirip seperti salmon Atlantik. Mulai dari ukuran, bentuk, dan warnanya.
Beberapa populasi salmon di wilayah barat laut California, sepanjang pantai tengah terdaftar dalam Undang-Undang sebagai speisaf ang terancam punah. Hal ini disebabkan karena penangkapan ikan komersial yang berlebihan dan hilangnya habitat asli salmono.
Tetapi beberapa jenis salmon coho hasil tangkapan liar, terutama di perairan yang lebih ke utara, seperti Alaska cenderung lebih berkembang pesat.
Warna dagingnya cenderung oranye cerah, bukan merah. Salmon ini juga tergolong sebagai jenis yang tingkat lemaknya mengah, sehingga tekstur dagingnya masih padat tetapi tetap lembut.
Aroma dan rasa ikan salmon coho lebih lembut dibandingkan king salmon dan salmon sockeye. Oleh karena itu cocok disantap bagi mereka yang tidak begitu suka rasa ikan terlalu kuat.
5. Chum salmon
Bentuk chum salmon cukup unik. Sering juga disebut dog salmon karena gigi tajamnya yang menonjol saat memasuki musim kawin, mirip seperti taring anjing.
Dari segi rasa dan tekstur, chum salmon cenderung lebih kering dibandingkan jenis salmon lainnya. Kandungan lemaknya juga rendah, sehingga teksturnya tidak terlalu lembut atau buttery.
Warna dagingnya cenderung pucat, oranye muda atau pink pucat. Meskipun begitu, chum salmon tetap menawarkan protein yang tinggi.
Sebenarnya keunggulan salmon ini terletak pada telurnya. Pasalnya seekor salmon chum betina bisa menghasilkan 2.000 hingga 4.000 telur.
Telur tersebut biasa dikenal dengan ikura, salah satu komponen favorit dalam masakan Jepang.
Simak Video "Bikin Laper: Segarnya Kuah Asam Kepala Salmon Bumbu Woku"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN