Bertahan Sejak 1958! Kisah Roti Gempol yang Jadi Ikon Kuliner Bandung

Bertahan Sejak 1958! Kisah Roti Gempol yang Jadi Ikon Kuliner Bandung

Fauzan Muhammad - detikFood
Senin, 02 Feb 2026 11:30 WIB
Roti Gempol
Foto: dok. detikFood
Jakarta -

Roti Gempol merupakan salah satu bakery legendaris yang masih eksis di Bandung. Siapa sangka, sejarah tempat ini rupanya bermula dari Salatiga.

Roti Gempol berlokasi di Jalan Gempol, Bandung. Tempat makan yang berlokasi di gang ini selalu jadi incaran foodies karena sajiannya yang menarik selera.

Roti tersedia dalam varian manis dan asin. Pembeli bisa pilih mau pakai roti putih atau roti gandum. Varian rasanya ada cokelat, susu, kacang, nanas, sarikaya, dan stroberi. Sementara yang asin, ada keju, telur, dan daging. Harganya mulai Rp 17 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roti GempolRoti Gempol menjadi incaran foodies di Bandung. Foto: dok. detikFood

Banyak yang menyangka kalau Roti Gempol asli Bandung, tapi ternyata usaha roti ini bermula dari Salatiga, Jawa Tengah pada 1958. Nama awalnya adalah Homemade Bakery.

ADVERTISEMENT

Pengelola toko, Wasito, menceritakan bahwa usaha ini dirintis oleh generasi pertama keturunan Belanda. "Awalnya tahun 1958 di Salatiga, belum ke Bandung. Saat itu hanya produksi rumahan. Resepnya kemungkinan dari Belanda, karena kakek dan nenek memang keturunan Belanda," ujar Wasito kepada detikJabar, Kamis (29/1/2026).

Sekitar tahun 1991, usaha ini diboyong ke Bandung oleh generasi kedua. Bisnis justru melonjak saat krisis moneter 1998. "Alhamdulillah, puncaknya saat krisis 1997-1998. Saat toko lain tutup, kami tetap jualan dan bertahan. Hasilnya bisa untuk beli mesin dan oven baru," tambah Wasito.

Kini dikelola generasi ketiga, toko ini konsisten menjaga kualitas. Tanpa bahan pengawet, roti di sini hanya bertahan 3-4 hari di suhu ruang. Mutu yang terjaga membuat Roti Gempol dipercaya menjadi pemasok roti untuk berbagai hotel dan kafe di Bandung.

Roti GempolBegini tampilan roti gempol yang populer. Foto: dok. detikFood

"Sekarang banyak kafe yang buka dan ambil roti ke sini, termasuk hotel juga," ungkap Wasito.

Beragam menu tersedia, mulai dari roti manis hingga yamin yang bisa disantap di tempat maupun dibawa pulang. Toko yang buka setiap hari pukul 06.00-20.00 WIB ini selalu ramai, terutama saat akhir pekan.

Artikel ini sudah tayang di detikjabar dengan judul "Legenda Kuliner Bandung: Roti Gempol yang Bertahan Melintasi Zaman"




(Fauzan Muhammad/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads