Pelanggan Rela Antre Demi Makan Terakhir Kali di Warong Nasi Pariaman

Laporan dari Singapura

Pelanggan Rela Antre Demi Makan Terakhir Kali di Warong Nasi Pariaman

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 30 Jan 2026 15:00 WIB
Warong Nasi Pariaman Singapura
Foto: Tim detikFood
Jakarta -

Warong Nasi Pariaman ramai diantre oleh pelanggan setia sebelum tutup. Apa komentar mereka yang sengaja datang untuk merayakan terakhir kalinya?

Salah satu warung nasi padang tertua di Singapura dikabarkan tutup. Warung yang telah berdiri sejak 1948 ini membuat foodies untuk berbondong-bondong mencobanya.

Begitupula tim detikFood yang langsung menyambangi Warong Nasi Pariaman di Kampong Glam, Singapura. Setelah sebelumnya pada Rabu (28/1/2026) kami tak sempat makan di sana dikarenakan sudah tutup, akhirnya kami berhasil mendatangi kembali pada Kamis (29/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim detikFood tiba di Warong Nasi Pariaman sekitar pukul 08.08 pagi waktu Singapura. Saat itu, kondisi warung sudah ramai pengunjung.

Baca juga: Cicip Menu Warong Nasi Pariaman Jelang Tutup, Rendangnya Bikin Nagih!

ADVERTISEMENT
Warong Nasi Pariaman SingapuraAntrean di Warong Nasi Pariaman tampak mengular jelang hari penutupan yang semakin dekat. Foto: Tim detikFood

Antreannya mengular, sebagian memenuhi Jalan Kandahar dan sebagian lainnya mengisi tepi jalan North Bridge Road. Kesabaran ekstra dibutuhkan untuk bisa makan di sini, karena tak hanya harus antre menunggu pesan makan tetapi juga mendapatkan meja.

Sebagian pelanggan yang datang sampai harus menandai meja yang kosong dengan botol minum atau tas mereka. Tujuannya supaya setelah mengantre makanan, sudah ada meja kosong yang bisa ditempati.

Kepercayaan pelanggan ini juga datang dari jaminan keotentikan rasa khas Pariaman, Padang, Indonesia yang dihadirkan oleh warung ini. Adalah Haji Isrin yang mendirikan warung nasi ini, tetapi kini sudah dilanjutkan oleh generasi kedua.

Pada bagian sisi warungnya, terpampang sebuah papan besar berisi ulasan dari tokoh terkenal. Seperti pelatih kesebelasan Lions XI, Fandi Ahmad, para selebriti, hingga selebriti chef yang menjadi langganan di sini.

Baca juga: Hampir 1 Jam! Ikutan Antre Nasi Padang Tertua di Singapura Sebelum Tutup

Warong Nasi Pariaman SingapuraPadahal, menurut salah satu pelanggan yang kami jumpai, citarasanya terbilang yang paling otentik di Singapura. Foto: Tim detikFood

Sayangnya, ketika disambangi langsung, pemilik warung nasi yang kini mengelolanya enggan angkat suara tentang alasan di balik penutupan kedai. Meski di luaran isu yang berhembus kencang adalah soal harga sewa tempat yang kian mahal.

Lantas, apa yang membuat pelanggan berbondong-bondong ingin makan di sini sebelum tutup?

Saat kami masih mengantre, ada seorang pelanggan dari meja yang dekat di posisi kami. Pria yang tak ingin disebutkan identitasnya itu tengah berbincang dengan rekannya, membedah rasa dari setiap menu.

Ia mengapresiasi racikan menu dari Warong Nasi Pariaman. Baginya, jika dibandingkan dengan restoran padang di sekitarnya, tempat makan ini punya rasa yang paling otentik.

Sementara, ada juga seorang wanita yang sempat sedikit berbincang dengan kami. "Rasanya bolehlah," jelasnya kepada tim detikFood saat ditanya komentar tentang menu yang baru saja disantapnya.




(dfl/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads