Keren! Arkeolog Temukan Warung Makan Berusia 5.000 Tahun di Irak

ADVERTISEMENT

Keren! Arkeolog Temukan Warung Makan Berusia 5.000 Tahun di Irak

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 31 Jan 2023 17:30 WIB
Keren! Arkeolog Temukan Warung Makan Berusia 5.000 Tahun di Irak
Foto: Site News
Jakarta -

Para arkeolog baru saja temukan kerangka warung makan berusia lima ribu tahun di Irak. Penemuan ini masih mengandung makanan di dalamnya.

Banyak situs bersejarah di dunia, yang ditemukan berkat para peneliti dan ahli arkeologi yang menggali tempat-temat bersejarah, dari era peradaban kuno. Selain fosil tulang hewan purba, hingga makam kuno. Baru-baru ini ditemukan peninggalan berupa kedai atau warung makan.

Dilansir dari NY Post (31/01), warung makan ini kemungkinan berasal dari tahun 2.700 tahun sebelum masehi, menurut University of Pennsylvania. Warung makan ini pertama kali ditemukan di situs penggalian aerkolog di kota Lagash, Irak Selatan.

Baca Juga: Lobster Oranye Langka Ini Nyaris Dimasak oleh Restoran Seafood" selengkapnya

Keren! Arkeolog Temukan Warung Makan Berusia 5.000 Tahun di IrakKeren! Arkeolog Temukan Warung Makan Berusia 5.000 Tahun di Irak Foto: Site News


Dari hasil penggalian tersebut, ditemukan beberapa barang seperti kursi hingga lemari pendingin yang disebut sebagai 'zeer' yang terbuat dari tanah liat.

Ada juga beberapa barang yang bentuknya seperti wadah kontainer, yang di dalamnya masih ditemukan jejak-jejak makanan. Tak ketinggalan oven kuno yang terbuat dari tanah liat.

Menurut dari hasil penelitian di sana, dipercayai bahwa warung makan ini dulunya merupakan tempat makan umum, dan menggambarkan seperti apa kehidupan di lingkungan perkotaan 5.000 tahun yang lalu.

"Dulunya situs bersejarah ini merupakan tempat penting untuk politik, ekonomi, dan agama," ungkap Holly Pittman, seorang profesor dari Penn's History of Art Departement.

Keren! Arkeolog Temukan Warung Makan Berusia 5.000 Tahun di IrakKeren! Arkeolog Temukan Warung Makan Berusia 5.000 Tahun di Irak Foto: Site News

"Namun, kami juga berpendapat bahwa kota Lagash, adalah pusat populasi yang penting, yang dulu sudah memiliki akses ke lahan subur. Serta orang-orang yang berdedikasi pada produksi kerajinan," sambungnya.

Menurut Pittman, jika digambarkan ulang, kota kuno yang ada di Lagash ini mungkin mirip dengan kota Trenton di New Jersey, yang dulu dikenal sebagai pusat manufaktur di Pantai Timur.

"Kemungkinan besar kota kuno ini mirip seperti Trenton. Karena kota Trenton memiliki bagian penting dalam bidang industrial," pungkas Pittman.

Sebelumnya ada juga kabar tentang penemuan jejak dinosaurus berusia sekitar 100 juta tahun di sebuah restoran.

Saat itu seorang pelanggan bernama Ou Hongtao tak sengaja menemukan jejak langka Dinosaurus di bawah meja, di restoran tempatnya makan di kota Leshan, Provinsi Sichuan, China.

Kisah tak terduga ini menghebohkan warga China. Karena dinosaurus sendiri sudah punah dari jutaan tahun yang lalu.

Baca Juga: Pria Ini Temukan Jejak Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun di Restoran" selengkapnya



Simak Video "Penonton Berdesakan Usai Pertandingan Sepak Bola di Irak, 2 Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT