Protes Makanannya Sedikit, Wanita Ini Malah Diancam oleh Pihak Resto

ADVERTISEMENT

Protes Makanannya Sedikit, Wanita Ini Malah Diancam oleh Pihak Resto

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 10 Nov 2022 17:00 WIB
Protes Makanannya Sedikit, Wanita Ini Malah Diancam oleh Pihak Resto
Foto: irishmirror.ie / Alex O'Leary & Michelle Cullen
Jakarta -

Wanita ini protes karena menu makanan mahal yang dipesannya tidak sebanding dengan harga. Namun, hal itu justru membuat restoran melarangnya untuk pesan di tempat itu lagi.

Beberapa restoran bergaya pub atau club seringkali menghadirkan menu-menu makanan spesial mereka yang digemari banyak orang. Banyak orang penasaran ingin ikut mencoba menu makan populer tersebut, seperti wanita ini.

Seorang pelanggan wanita bernama Katie Lou belum lama memesan makanan berupa menu Sunday Dinner di sebuah pub populer di Inggris, lapor irishmirror.ie (06/11). Sunday Dinner sendiri adalah makanan khas Inggris yang terdiri dari daging panggang, kentang panggang, dan puding Yorkshire dengan saus pelengkap seperti saus apel hingga saus mint.

Menu makan Sunday Dinner nya itu dipesan melalui layanan pesan antar online Uber Eats. Namun ketika pesanan sampai, ibu berusia 31 tahun ini cukup terkejut dengan tampilan keseluruhan dari makanan yang dipesannya.

Pasalnya, menu Sunday Dinner yang biasanya berisi potongan daging dan kentang besar, justru berukuran sangat kecil. Ukurannya mirip seperti porsi anak-anak dan sudah dingin.

Protes Makanannya Sedikit, Wanita Ini Malah Diancam oleh Pihak RestoInilah makanan yang didapat oleh pelanggan itu. Porsinya memang tampak kecil. Foto: irishmirror.ie / Alex O'Leary & Michelle Cullen

Hal tersebut membuat wanita ini kesal. Akhirnya, ia melakukan komplain kepada pihak pub melalui Facebook. Kekesalannya bertambah karena harga pesanan makannya tidaklah murah. Memang harga awal dari hidangan ini hanya €17.66 atau sekitar Rp 278 ribu. Tetapi, karena ia pesan secara online, sehingga uang yang dikeluarkan pun lebih banyak dengan total biaya pengiriman menjadi €23.73 atau Rp 374 ribu.

Tampaknya, protes langsung itu justru dihiraukan oleh pihak pub. Sebagai ancaman, Katie akan mengunggah foto dan membagikan pengalaman buruknya tersebut ke media sosial. Setelah diancam seperti ini, barulah pihak pub meresponnya. Tetapi respon tersebut tidak memberikan solusi, justru membuat Katie semakin marah.

Pub yang tidak disebutkan namanya itu justru menyebut situasi yang dialami Katie sebagai kondisi 'menyedihkan'. Pihak pub bahkan mengancam balik Katie. Jika Katie jadi mengunggah foto tersebut, maka ia akan dilarang datang ke pub itu lagi.

Padahal pub ini merupakan salah satu pub terpopuler di Inggris dan sering dijadikan tempat tujuan makan siang. Dalam situs Tripadvisor, pub ini juga dibanjiri dengan banyak ulasan positif.

Traditional English Roast Chicken marinated with Herbs and Spices served with Roast Potatoes and Vegetables as a side dishBiasanya hidangan Sunday Dinner mirip seperti menu ini. Namun dilengkapi dengan potongan daging dan juga beberapa saus. Foto: Getty Images/iStockphoto/SGAFotoStudio

Namun citra baik dari pub tersebut tidak dapat dirasakan oleh Katie. Katie sama sekali tidak terkesan. Ia pun mengungkap, "Saya rasa saya memesan makanan sekitar £15.50 (Rp 244 ribu) dengan ekstra puding Yorkshire. Makanan ini juga seharusnya datang dengan daging perut babi, saus apel, kentang tumbuk creamy, sayuran yang dibumbui, ayam panggang, wortel panggang, dan kubis merah."

Nyatanya hidangan tersebut tidak dilengkapi dengan saus apel dengan beberapa sayuran dan daging yang seharusnya. Hidangan tersebut dirasa sangat kering.

Katie semakin kesal karena pub itu merespon dengan sangat tidak profesional. "Saya pikir itu sangat kasar dan tidak professional. Semua makanan tidak akan selamanya diberikan ulasan positif. Terkadang ulasan negatif justru akan mendatangkan hal baik untuk meningkatkan rasa makanan," ucapnya.

Hal ini akhirnya membuat wanita tersebut tidak akan pernah lagi datang atau memesan dari pub populer di inggris tersebut.



Simak Video "Resto Jepang Tertua di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT