Ini 4 Cara Agar Tak Salah Beli Makanan Mengandung Babi di Taiwan

ADVERTISEMENT

Ini 4 Cara Agar Tak Salah Beli Makanan Mengandung Babi di Taiwan

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 29 Okt 2022 12:00 WIB
Cara memilih makan di Taiwan
Foto: iStock
Jakarta -

Tak perlu khawatir bagi muslim saat kulineran di Taiwan. Ini hal-hal yang harus diperhatikan agar tidak salah membeli makanan yang mengandung babi.

Taiwan menjadi salah satu negara yang sudah tak asing dengan hidangan babi. Hal tersebut disampaikan oleh Edo, seorang kreator konten sekaligus mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di Taiwan.

Kepada detikcom (27/10/22) Edo menceritakan bahwa banyak restoran di Taiwan yang menawarkan makanan mengandung babi. Baik dari olahan daging, campuran minyak babi hingga gelatin babi.

Meski mayoritas masyarakat Taiwan non muslim, tetapi Taiwan adalah negara yang ramah muslim. "Di Taiwan ini sangat muslim friendly, jadi gak sulit bagi teman-teman muslim cari makan," ujar Edo.

1. Pemilik Restoran Akan Memperingati Jika Ada Kandungan Babi

Cara memilih makan di TaiwanMakanan tradisional Taiwan braised pork rice. Foto: FX Edo

Edo menceritakan pengalamannya selama 5 tahun tinggal di Taiwan. Biasanya para pemilik atau pelayan di restoran akan mengingatkan jika menu makanan ada yang mengandung babi.

"Ini khusus yang muslim perempuan kan ada yang pakai hijab, nah biasanya mereka lihat dari itu makanya diperingati bahwa menu makanan ada kandungan babi atau alkohol," ujar Edo.

Baca Juga: 25 Istilah Babi dalam Komposisi Makanan yang Harus Dicermati Muslim

2. Memiliki Halal Card

Cara memilih makan di TaiwanBiasanya teman-teman muslim di Taiwan memiliki halal card atau kartu halal yang bisa digunakan saat pesan makanan. Foto: iStock

Lebih lanjut, mahasiswa asal Surabaya ini juga menjelaskan bahwa biasanya teman-teman muslim di Taiwan memiliki halal card atau kartu halal yang bisa digunakan saat pesan makanan.

"Ini seperti sertifikat halal menggunakan Bahasa Mandarin. Isinya kayak menyatakan bahwa mereka beragama Islam dan tidak boleh makan babi atau alkohol," tutur Edo.

Jadi, kartu halal itu diberikan kepala pelayan restoran saat hendak makan. Dengan begitu, pihak pelayan restoran akan kembali mengimbau jika ada menu makanan yang mengandung babi atau alkohol.



Simak Video "Bikin Laper: Segarnya Kuah Tom Yam Autentik Khas Thailand"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT