5 Fakta Kopi Lanang yang Bikin Bapak-bapak Lebih Perkasa di Ranjang

ADVERTISEMENT

Ngopi Yuk!

5 Fakta Kopi Lanang yang Bikin Bapak-bapak Lebih Perkasa di Ranjang

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 13 Okt 2022 05:00 WIB
Kopi lanang
Foto: iStock
Jakarta -

Kopi lanang populer di kalangan penikmat kopi. Kopi yang disebut mengalami kelainan dalam masa pertumbuhan ini disebut bisa meningkatkan gairah seksual.

Kata 'lanang' pada kopi lanang diambil dari bahasa Jawa yang artinya 'laki-laki', karenanya kopi ini dikenal juga dengan sebutan kopi jantan. Kopi ini termasuk jenis kopi langka.

Dalam pasar kopi internasional, kopi lanang disebut juga peaberry coffee. Kopi lanang merupakan kopi yang spesial, karena bijinya berbeda dengan biji kopi pada umumnya.

Biji kopi umumnya merupakan dikotil atau terbelah dua, sementara kopi lanang bijinya tunggal atau monokotil. Karenanya kopi lanang ini disebut tumbuh dengan kelainan.

Meskipun begitu, kopi lanang memiliki beberapa keistimewaan. Mulai dari proses pertumbuhan hingga manfaatnya yang dianggap bisa meningkatkan stamina pada pria.

Berikut fakta-fakta kopi lanang:

1. Proses Pertumbuhan Kopi Lanang

Kopi lanangKopi lanang timbuh karena tidak optimalnya putih bunga pada tanaman kopi. Foto: iStock

Dikutip dari Badan Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Litbang Kementerian Pertanian, ada beberapa faktor penyebab kopi lanang tumbuh.

Pertama, karena tidak optimalnya putik bunga pada tanaman kopi yang disebabkan serangga atau angin. Kedua, kelainan genetika menjadi penyebab terbentuknya kopi lanang.

Selain itu, faktor umur pohon ternyata berpengaruh pada kualitas kopi. Pohon kopi yang lebih dari 10 tahun ke atas biasanya mengalami penurunan kualitas.

Kemampuan dalam penyerbukan secara alami pun menurun. Terakhir, karena terdapat malnutrisi atau ketidak seimbangan distribusi zat makanan ketika pembuahan.

Baca Juga: Sering Minum Kopi Membuat Kulit Kusam dan Kendur, Ini Penyebabnya

2. Termasuk Kopi Langka

Kopi lanangKopi lanang terbentuk secara alami, bukan karena adanya rekayasa genetika. Foto: iStock

Jadi dapat disimpulkan bahwa kopi lanang terbentuk secara alami, bukan karena adanya rekayasa genetika. Kopi lanang termasuk jenis kopi yang langka.

Sebab biji kopi yang mengalami kelainan ini tumbuh lebih sedikit dan cukup sulit diperoleh. Dalam sekali panen, jumlah kopi lanang yang ditemukan hanya 5-10% saja.

Atau dalam satu kilogram biji kopi hanya terdapat sekitar 15 gram biji kopi lanang, seperti yang dikutip dariCoffeeland. Maka tak heran jika harga kopi ini pun mahal.



Simak Video "Bikin Laper: Pedas Nikmat Ayam Geybok Bang Jarwo"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT