ADVERTISEMENT

7 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Ada yang Beracun dan Mematikan!

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Minggu, 07 Agu 2022 12:00 WIB
cara membuat singkong goreng yang empuk dan merekah.
Foto: iStock
Jakarta -

Tak semua makanan aman dikonsumsi. Beberapa makanan tergolong beracun dan mematikan, bahkan ada yang merupakan makanan sehari-hari. Simak daftarnya!

Makanan paling berbahaya di dunia ini perlu diketahui agar tidak dikonsumsi oleh orang-orang. Mengonsumsinya bisa sebabkan dampak serius seperti keracunan dan bahkan kematian.

Makanan ini disebut berbahaya karena beberapa sebab. Ada yang secara alami sifatnya memang mematikan dan ada yang dipicu karena proses pengolahannya yang tidak tepat.

Jenisnya beragam, termasuk makanan sehari-hari yang akrab untuk orang Indonesia seperti singkong dan kacang merah. Sementara beberapa lainnya adalah makanan khas sebuah negara.

Merangkum beberapa sumber, inilah 7 makanan paling berbahaya di dunia:

1. Kacang merah

Bahan makanan sehari-hari ini ternyata tergolong makanan paling berbahaya di dunia. Di balik manfaatnya yang kaya protein, serat, vitamin, dan mineral, kacang sehat ini bisa beracun jika pengolahannya tidak tepat.

Kacang merah mentah atau yang dimasaknya tidak matang sangat tidak disarankan. Sifatnya bisa jadi sangat beracun karena tinggi kandungan phytohaemagglutinin.

Phytohaemagglutinin merupakan protein nabati yang sebabkan sel darah merah menggumpal bersamaan. Kondisi ini bisa sebabkan gejala keracunan makanan sedang hingga parah, dan bahkan bisa merusak usus.

Untuk mengurangi phytohaemagglutinin, kacang merah harus direndam atau direbus selama beberapa waktu. Lama waktu perebusan bergantung pada resep hidangan.

2. Kerang

Resep Kerang Hijau Saus TiramFoto: iStock

Pencinta seafood perlu waspada karena kerang tergolong makanan berbahaya. Pakar menyebut kerang mentah atau yang diolah tidak matang, paling riskan kontaminasi.

Kerang bisa menyerap mikroba atau bakteri berbahaya dari laut. Di Indonesia, konsumsi kerang hijau khususnya harus diperhatikan karena kerap mengandung zat berbahaya seperti merkuri hingga timah. Pengolahannya yang tidak higienis sangat mungkin menyebabkan keracunan makanan.

3. Singkong

Jamak ditemui di Indonesia, singkong juga tergolong makanan paling berbahaya di dunia. Umbian ini harus dimasak dengan benar agar tidak sebabkan keracunan. Bagian daun dan akarnya mampu memproduksi sianida mematikan.

Secara umum singkong diklasifikasikan dalam 2 jenis yaitu manis dan pahit. Singkong manis mengandung glikosida sianogenik rendah sekitar 50 mg/kg. Untuk membuatnya tak beracun hanya perlu dimasak.

Sedangkan singkong pahit mengandung lebih banyak racun. Untuk mengolahnya perlu diparut, direndam, dan dimasak menyeluruh sebelum bisa dikonsumsi.

4. Fugu

6 Ton Ikan Buntal Dilelang Akibat Pandemi Berlanjut di JepangFoto: iStock

Fugu adalah sebutan ikan buntal dalam bahasa Jepang. Di sana mengolah dan menjual ikan fugu tak bisa sembarangan. Hanya orang dengan sertifikasi khusus saja yang bisa melakukannya.

Bagian telur, usus, dan liver ikan fugu mengandung tetrodotoxin, jenis racun yang sifatnya 1.200 kali lebih mematikan dari sianida. Saking beracun dan mematikannya ikan fugu, konon 1 ekor ikan fugu bisa meracuni hingga 30 orang.

Jika ikan fugu disiapkan dengan cara yang tidak benar, maka racunnya bisa melumpuhkan saraf motorik dan menyebabkan henti nafas yang fatal. Di Jepang sendiri, masih ada orang meninggal karena konsumsi ikan fugu yang tidak disiapkan dengan benar.

Lihat lagi daftar makanan paling berbahaya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT