ADVERTISEMENT

5 Hal dalam Proses Fermentasi Yogurt dan Keju Bisa Membuat Produk Jadi Haram

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 29 Jul 2022 11:00 WIB
5 Hal dalam Proses Fermentasi Yogurt dan Keju Bisa Membuat Produk Jadi Haram
Foto: Getty Images/iStockphoto/istetiana

3. Pembuatan medium inokulum

Mikroba yang tadi sudah disiapkan selanjutnya akan dibagi menjadi dua bagian untuk yang digunakan dan disimpan. Untuk disimpan hingga proses berikutnya, mikroba dan kultur yang digunakan pada proses fermentasi ini harus memiliki media lain sebagai tempat tinggal mereka.

Pembuatan media untuk mikroba dan kultur ini melibatkan berbagai nutrisi dan vitamin. Kebanyakan laboratorium masih menggunakan nutrisi dan vitamin yang diambil dari enzim hewani.

Jika memanfaatkan enzim nabati, mungkin akan lebih bisa dipertanggung jawabkan kehalalannya. Tetapi jika berkaitan dengan enzim hewani maka lagi-lagi sumber dan jenis hewan yang digunakan harus dipastikan kehalalannya.

4. Pembuatan media produksi

5 Hal dalam Proses Fermentasi Yogurt dan Keju Bisa Membuat Produk Jadi HaramAlat produksi yang digunakan juga wajib dipastikan bersih dari najis dan tidak bersentuhan dengan bahan yang haram. Foto: Getty Images/iStockphoto/istetiana

Setelah mikroba dan kultur yang diperlukan sudah siap, kemudian proses pembuatan yogurt dan keju masuk kepada tahap produksi untuk menghasilkan produk olahan. Media yang digunakan untuk produksi ini harus benar-benar dipastikan kebersihannya hingga penggunaan sebelum produksi yang akan dilakukan.

Media yang digunakan saat produksi harus bersih dari kotoran dan najis serta sebelumnya tidak digunakan untuk mengolah bahan makanan yang bersifat haram. Bagaimana pun suatu produk makanan dijaga kehalalannya tetapi jika terkontaminasi dengan bahan yang haram maka status kehalalannya akan berubah.

Terlebih pada produsen dalam skala besar, produksi akan dilakukan dalam ukuran yang besar misalnya seperti satuan ton atau kwintal. Dalam proses produksi tersebut biasanya banyak juga ditambahkan berbagai bahan lain yang harus dipastikan dengan benar sumber dan kehalalannya.

5. Pemurnian produk

Pada tahap isolasi atau pemurnian produk ini biasanya yogurt dan keju yang sudah siap akan dipisahkan dari bahan-bahan lainnya. Salah satunya melalui tahapan untuk membentuk endapan yang biasanya menggunakan etanol atau alkohol.

Etanol yang digunakan dalam proses ini juga harus dipastikan sumbernya apakah berasal dari minuman keras atau khamr atau dar industrial produsen etanol. Kadar yang digunakan juga harus dalam batas aman dan dapat dipertanggungjawabkan untuk tidak membuat hasil produk menjadi bahan makanan yang haram.

Maka, Komisi Fatwa MUI menyimpulkan bahwa penggunaan bahan dengan unsur babi dan turunannya pada tahap manapun dalam proses fermentasi akan menjadikan produk tidak halal. Tetapi untuk bahan haram selain babi dan turunannya serta najis, kehalalan produk bergantung kepada proses yang dapat menjamin terpisahkannya najis dengan bersih dari yogurt dan keju.


(dfl/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT