ADVERTISEMENT

Ngopi Yuk!

Saingan Kopi Luwak! Ini Kopi Black Ivory dari Kotoran Gajah Seharga Rp 37 Juta

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Minggu, 17 Jul 2022 06:00 WIB
Saingan Kopi Luwak! Ini Kopi Black Ivory dari Kotoran Gajah Seharga Rp 37 Juta
Foto: Black Ivory Coffee Company
Jakarta -

Kopi luwak khas Indonesia ternyata bukan satu-satunya kopi dari kotoran hewan. Dari Thailand ada kopi Black Ivory yang bersumber dari kotoran gajah. Kopi langka ini dijual Rp 37 juta per kilogram!

Kopi Black Ivory sebenarnya bukan varian baru. Kopi ini sudah ada sejak tahun 2012, namun belum banyak orang tahu keistimewaannya.

Kopi Black Ivory berasal dari Thailand, tepatnya provinsi Surin. Kopi ini dibuat oleh jaringan hotel mewah bernama The Anantara Hotel, Resorts, and Spas.

Tak seperti kopi pada umumnya yang difermentasi dengan cara biasa, kopi Black Ivory menggunakan 'bantuan' gajah.

Kopi ini dicerna gajah, berujung jadi kotoran, baru kemudian diolah jadi kopi siap konsumsi. Proses ini tak ubahnya pembuatan kopi luwak khas Indonesia.

Saingan Kopi Luwak! Ini Kopi Black Ivory dari Kotoran Gajah Seharga Rp 37 JutaGajah hanya memakan buah kopi Thai Arabica untuk kemudian diolah jadi kopi Black Ivory. Foto: Black Ivory Coffee Company

Bukan tanpa alasan kopi diambil dari kotoran gajah. Menurut pernyataan pihak hotel, sebuah penelitian menunjukkan bahwa saat dalam pencernaan, enzim usus gajah menghancurkan protein kopi.

Karena protein tersebut bertanggung jawab atas rasa pahit dalam kopi, maka semakin sedikit protein, rasa pahit kopi makin hilang.

Kopi Black Ivory tergolong kopi paling langka dan mahal di dunia. Mengutip situs resminya yaitu Black Ivory Coffee Company, kopi ini hanya diproduksi sebanyak 215 kg pada tahun 2022.

Kopi ini utamanya dijual di jaringan hotel bintang 5, namun sebagian kecil juga dijual di website mereka. Harganya tak main-main, mencapai Rp 37 juta per kilogram (kg)!

Saingan Kopi Luwak! Ini Kopi Black Ivory dari Kotoran Gajah Seharga Rp 37 JutaKemasan kopi Black Ivory yang tampak klasik, elegan, dan mewah. Foto: Black Ivory Coffee Company

Kopi itu dikemas eksklusif dalam kantong kertas berlabel emas. Dalam kotak itu, berisi 29 paket kopi Black Ivory siap seduh.

Dalam produksinya, kopi Black Ivory begitu istimewa. Gajah-gajah hanya memakan buah kopi Thai Arabica yang diambil dari perkebunan yang tingginya mencapai 1.500 meter!

Oleh pemelihara gajah, buah kopi tersebut dicampur dengan makanan favorit gajah lainya seperti beras, pisang, dan buah asam. Butuh waktu 12-72 jam untuk gajah memproses buah kopi ini dalam pencernaannya.

Saingan Kopi Luwak! Ini Kopi Black Ivory dari Kotoran Gajah Seharga Rp 37 JutaSalah satu proses pengolahan biji kopi Black Ivory. Foto: Black Ivory Coffee Company

Setelah gajah mengeluarkan kotoran, pemelihara gajah bakal mengambil buah kopi itu satu per satu dengan tangan. Barulah buah kopi melalui serangkaian proses pasca panen lain seperti kopi lainnya.

Hanya saja jumlah hasil produksi kopi Black Ivory tidak bisa sebanyak kopi lain karena mengandalkan peran gajah. Dibutuhkan hingga 33 kg buah kopi untuk memproduksi 1 kg kopi Black Ivory saja.

Rasa kopi ini konon begitu istimewa. Ada jejak rasa cokelat/cacao, rempah, sedikit rumput, dan cherry merah. Rasa pahitnya tidak terlalu kuat dan malah halus. Minuman kopi ini malah mirip teh dalam hal kompleksitas rasanya.



Simak Video "Kenalan dengan Liberika, Jenis Kopi Langka dengan Rasa Unik"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT