ADVERTISEMENT

Masak 3 Kali Sehari untuk Suami, Wanita Ini Malah Dicibir Netizen

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 07 Jul 2022 14:00 WIB
Istri dihujat karena masak buat suami tiga kali sehari
Foto: 7news.com.au / Cindy Tran
Jakarta -

Wanita ini jadi bahan cibiran netizen karena setiap hari masak untuk suaminya. Dirinya pun di cap jadul seperti 'ibu rumah tangga tahun 1950-an'.

Seolah sudah jadi budaya sejak zaman dahulu, seorang istri 'dituntut' menjadi ibu rumah tangga yang baik. Bukan hanya urusan rumah, namun istri juga harus merawat suaminya.

Namun seiring waktu, anggapan tersebut agaknya sudah banyak berubah. Beberapa orang menganggap bahwa wanita yang melakukan pekerjaan rumah tangga justru telah menghancurkan 'feminisme'. Hal itu seperti tercermin dari kisah wanita yang merupakan seorang istri di Australia ini.

Sonali Arora adalah seorang analis keamanan asal Melbourne, Australia yang belajar masak sejak tahun 2020 ketika pandemi Covid-19 merebak. Sonali sering membagikan video resep sekaligus kreasi bekal untuk suaminya yang diunggah pada akun TikTok @sonaliarora.

Istri dihujat karena masak buat suami tiga kali sehariSonali sering membagikan video resep sekaligus kreasi bekal untuk suaminya yang diunggah pada akun TikTok @sonaliarora. Foto: 7news.com.au / Cindy Tran

Namun ternyata konten-konten videonya itu mendapat kritik pedas dari netizen. Melansir 7news.com.au (05/07), Sonali mengungkapkan bahwa dirinya telah banyak dihujat dan diejek oleh netizen yang sama sekali tidak mengenalnya.

Hanya dari unggahan video berdurasi 15 hingga 60 detik saja Sonali bisa mendapatkan penilaian buruk dari netizen. Hal ini lantaran rutinitas Sonali masak untuk suaminya dipandang sebagai tindakan yang telah merusak citra seorang perempuan.

Sonali ternyata dianggap telah menghancurkan feminisme. Pasalnya banyak orang saat ini memandang bahwa wanita tidak seharusnya selalu berada di dapur dan memasak. Wanita bisa menjadi lebih dari itu.

Bahkan suaminya pun ikut dipandang sebagai seorang misoginis (orang yang memiliki kebencian terhadap wanita). Terlepas dari hal itu, apa yang Sonali lakukan sebenarnya bukan hal buruk. Dia melakukan itu semua atas dasar keinginan sendiri, bukan karena paksaan.

Istri dihujat karena masak buat suami tiga kali sehariSonali dipandang telah merusak 'feminisme'. Bahkan suaminya pun ikut dipandang sebagai seorang misoginis (orang yang memiliki kebencian terhadap wanita). Foto: 7news.com.au / Cindy Tran

Sonali merasa masak adalah bentuk cintanya kepada sang suami. "Aku tidak disuruh oleh suamiku untuk menyiapkan makanan tiga kali sehari dan bekal. Itu hanya caraku mengungkapkan cinta dan itulah sebab aku melakukannya," pungkas Sonali.

Selain itu, Sonali juga melakukannya agar mereka bisa menghemat. "Suamiku pergi kerja selama tiga sampai empat hari dalam seminggu. Itu sangat masuk akal jika aku menyiapkan bekal untuknya agar kami bisa menghemat uang. Akhir-akhir ini biaya hidup sangat mahal," ucapanya kepada 7life.

Sonali sendiri cukup terkenal di TikTok. Dirinya telah mendapatkan lebih dari 45 ribu pengikut yang selalu tertarik dengan resep masakannya. Awalnya video tersebut diunggah untuk membagikan ide mudah dan menyenangkan dalam memasak.

Namun ternyata niat tulusnya justru dipandang lain oleh banyak netizen. Beruntungnya beberapa netizen bisa memahami keadaan Sonali. Tak sedikit dari mereka juga mendukung Sonali.

Beberapa dari mereka memberi pembelaan. Salah satunya mengungkapkan, "Untuk semua komen jahat. Beberapa wanita memang menikmati memasak untuk suaminya. Itu juga menunjukkan rasa cinta dan apresiasi."



Simak Video "Kembali Hadir Duta Sasa 2022!"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT