Begini Cara Membersihkan Diri dari Makanan dan Minuman Haram

Riska Fitria - detikFood
Selasa, 21 Jun 2022 05:00 WIB
Cara membersihkan diri dari makanan haram
Foto: iStock
Jakarta -

Muslim diharamkan mengonsumsi daging babi. Lalu, bagaimana cara membersihkan diri dari makanan haram yang pernah dikonsumsi? Begini caranya!.

Banyak ayat di Al-Qur'an yang menjelaskan tentang larangan mengonsumsi daging babi. Selain itu, dijelaskan pula beberapa makanan dan minuman haram lainnya yang tak boleh dikonsumsi muslim.

Mungkin beberapa muslim pernah mengonsumsi makanan dan minuman haram baik sengaja maupun tidak sengaja. Lantas bagaimana cara membersihkan diri dari makanan dan minuman haram tersebut?

Melalui channel YouTubenya, Buya Yahya menjelaskan bahwa cara membersihkan diri dari makanan dan minuman haram adalah dengan bertobat kepada Allah SWT.

Baca Juga: Ini 7 Penjelasan Mengapa Islam Mengharamkan Sebuah Makanan

Cara membersihkan diri dari makanan haramMenurut Buya Yahya, keharaman pada makanan dan minuman itu sifatnya makna Foto: iStock

Menurut Buya Yahya, keharaman pada makanan dan minuman itu sifatnya makna. Artinya, hal-hal seperti itu yang semasa itu dosanya juga semasa itu, jika sudah bertobat, sudah selesai.

"Allah SWT ampuni. Atau misalnya makan babi, bangka setelah tobat itu gak dihitung lagi. Dosanya sudah dihapus, jadi gak usah gelisah," tutur Buya Yahya.

Asalnya jika sudah bertobat, tidak diulangi lagi kesalahan yang sama. Sebab Allah SWT adalah maha pemaaf dan pengampun.

Lalu, jika kondisinya tak sengaja mengonsumsi makanan dan minuman haram dan langsung tahu saat itu juga, haruskan makanan dan minuman itu dimuntahkan?.

Baca Juga: Viral Restoran Sushi Tidak Halal, Ini 3 Bahan Sushi yang Tak Halal

Cara membersihkan diri dari makanan haramJika terlanjur makan dan minuman haram maka tidak perlu dikonsumsi Foto: iStock

Buya Yahya menjelaskan bahwa jika itu terjadi maka tidak perlu dimuntahkan. "Gak wajib dimuntahkan, karena sudah masuk. Kalau sudah cukup bertobat ya selesai," tuturnya.

Kecuali ada najis yang menempel di kulit. Maka itu wajib dibersihkan sampai najisnya hilang. Cara membersihkan najis juga berbeda-beda tergantung seberapa besar tingkat najis.

Jika najis kecil, seperti air kencing bayi maka bisa dibersihkan dengan membasuh pasir. Jika najis besar misalnya terkena air liur anjing, maka harus dibersihkan dengan tanah sebanyak 7 kali.

Baca Juga: Apakah Kepiting dan Teripang Halal Dimakan? Ini Kata MUI



Simak Video "Bikin Laper: Gurih Manis Ayam Bakar yang Lagi Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)