ADVERTISEMENT

Chef Restoran Ini Digaji Kecil Gegara Terlalu Berisik Saat Sendoki Es

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 16 Jun 2022 16:00 WIB
Chef digaji kecil
Foto: iStockphoto
Jakarta -

Seorang chef yang bekerja di restoran bintang 5 mendapat gaji kecil. Gegara ia dianggap terlalu berisik saat menyendoki es.

Chef junior yang pernah bekerja di restoran yang dinobatkan sebagai restoran terbaik di dunia menceritakan kelelahannya. Mengutip africa.businessinsider.com(15/06), Chef bernama Chandrel Yerves mengatakan bahwa momen kerja di restoran itu telah membuat kesehatan mentalnya diuji.

Suasana dapur pada restoran tersebut memang dikenal cukup sepi. Suatu hari chef junior ini pernah menyendokkan es yang dianggap terlalu berisik. Akhirnya chef Yerves harus dihukum dan diberi gaji kecil.

Chef digaji kecilChef junior ini pernah menyendokkan es yang dianggap terlalu berisik. Akhirnya diapun harus dihukum dan diberi gaji kecil. Foto: iStockphoto

Restoran yang terletak di kota New York bernama Eleven Madison Park juga telah mengumumkan pada bulan Mei lalu bahwa mereka tidak lagi menyajikan daging dan ikan.

Hal ini membuat restoran tersebut menjadi restoran kedua dengan tiga bintang Michelin yang hampir seluruh menunya berupa makanan nabati.

Karena hal itu, Chef Yerves mengungkapkan bahwa dirinya pernah disuruh mencari paprika merah berukuran 12,7 cm. Tidak boleh balik sampai dia menemukan bahan dengan ukuran yang sama persis. Namun setelah dua jam dia kembali dengan membawa paprika itu, ternyata setengah paprika dibuang begitu saja.

Tak hanya perlakuan buruk, Yerves mengaku bahwa dirinya dibayar dengan gaji kecil. Selama bekerja di Eleven Madison Park, chef junior ini hanya dibayar $15 atau Rp 220.000 per jam. Sebagai chef yang bekerja di restoran terkenal, nominal ini terbilang kecil.

Padahal restoran itu merupakan restoran terbaik yang menyediakan menu dan pelayanan mewah dan mahal. Bahkan menu vegan yang ditawarkan memiliki harga Rp 4 juta per orang. Tetapi mereka menggaji karyawannya kecil yang tidak sesuai dengan keringat yang telah dikeluarkan.

Chef digajiRestoran Michelin menyediakan menu vegan yang ditawarkan memiliki harga Rp 4 juta per orang. Foto: iStockphoto

Chef Yerves dan mantan pekerja lainnya juga mengungkap bahwa sebagian besar sayuran yang digunakan berasal dari jasa layanan pengiriman, bukan dari pertanian atau pasar lokal. Meskipun dinobatkan sebagai restoran yang vegan dan ramah lingkungan, nyatanya hal tersebut malah menyebabkan kekacauan.

Restoran ini memiliki peraturan rumit yang justru menghasilkan limbah makanan besar. Setiap bahan yang memiliki sedikit cacat, ukurannya tidak sesuai, atau bahan yang tidak terpakai pasti para staf akan mengatur dan membuang bahan tersebut.



Simak Video "Bayar Rp 150 Ribu Bisa Makan Seafood Sepuasnya di Tepian Rasa! "
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT