ADVERTISEMENT

Demi Sushi Gratis Orang Ganti Nama Jadi 'Salmon', Tak Bisa Balik ke Nama Asli

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Rabu, 01 Jun 2022 17:00 WIB
4 Cara Menambahkan Wasabi ke Sushi Seperti Orang Jepang
Foto: Getty Images/iStockphoto/HandmadePictures
Jakarta -

Pada pertengahan 2021, orang Taiwan berbondong-bondong mengganti nama mereka dengan kata 'salmon' agar bisa dapat sushi gratis di sebuah restoran. Namun kini kabarnya, pemerintah hendak melarang nama itu untuk diubah lagi!

Jaringan restoran sushi bernama Sushiro sempat bikin geger publik Taiwan lantaran promosi uniknya pada Maret 2021. Mereka berjanji memberi sushi gratis untuk pengunjung yang namanya mengandung kata-kata aneh.

Pihak restoran Sushiro juga mengadakan promo makan gratis sepuasnya, khusus untuk orang-orang yang memiliki unsur kata 'salmon'. Nama 'salmon' yang dimaksud juga berlaku untuk bahasa Mandarin yaitu 'gui yu'.

Jika sudah memiliki unsur nama itu dalam Kartu Tanda Penduduk, pengunjung bisa makan sushi gratis sekaligus mendapat potongan harga hingga 50% di sana.

Promo unik ini kabarnya berlangsung hanya 2 hari, namun antusiasme orang Taiwan sangat tinggi. Ratusan orang berbondong-bondong ke kantor pemerintahan untuk melakukan pergantian nama. Mereka tak menganggap mengubah nama adalah sesuatu yang serius.

sashimiSashimi salmon jadi salah satu menu favorit di banyak restoran sushi. Foto: iStock

Seperti seorang pelajar wanita asal Taichung. Ia rela mengganti namanya menjadi 'Kuo Salmon Rice Bowl' agar bisa mentraktir temannya makan sushi di Sushiro. Setelah itu ia berencana untuk mengganti namanya ke awal.

Ada juga yang nekat mengubah nama mereka jadi "Salmon Dream" hingga "Dancing Salmon". Total orang Taiwan yang mengubah nama mereka demi memanfaatkan promo sushi ini kabarnya mencapai 331 orang.

Salah seorang partisipan mengatakan, selama masa promosi Sushiro, ia pergi ke restoran itu hampir 15 kali. Mereka mengaku tak terlalu khawatir lantaran pemerintah Taiwan mengizinkan seseorang ganti nama 3 kali selama hidup.

Baca Juga: Demi Sushi Gratis, Ratusan Orang Rela Ganti Nama Jadi Salmon

Beberapa orang sayangnya harus rela menghabiskan sisa hidup mereka dengan nama "Salmon" lantaran jatah 3 kalinya sudah terpakai. Mereka tak bisa kembali ke nama awal. Ada juga yang harus 'stuck' dengan nama itu selama 1 tahun.

Pemerintah Taiwan pun mengkritik promo Sushiro. Mereka mengeluhkan banyaknya pengeluaran dokumen pergantian nama yang tidak perlu atas hal itu. Mereka juga meminta publik untuk lebih rasional dengan tidak sembarangan mengganti nama.

Konsumsi Sushi Menyehatkan, Apakah Benar?Restoran sushi Sushiro di Taiwan sempat menghebohkan karena mengadakan promosi pemilik nama 'salmon' bisa dapat sushi gratis. Foto: Getty Images/iStockphoto

Mengutip Next Shark (31/5), perkara pergantian nama ini kembali jadi sorotan. Legislatif parlemen nasional Taiwan berdebat apakah aturan nama harus diubah sehingga individu dapat mengubah nama mereka kembali? Ada juga upaya untuk mencegah insiden "kekacauan salmon" di waktu mendatang.

Legislator Partai Kekuatan baru Chiu Hsien-chih menyarankan solusi seperti perubahan biaya dan periode pendinginan. Namun, legislator lain mengusulkan agar peraturan nama direvisi menjadi lebih ketat sehingga seseorang tidak bisa dengan mudah menggonta-ganti nama.

Baca Juga: Gegara Jungkook BTS Salah Sebut, Resto di Amerika Ini Ganti Nama



Simak Video "Bikin Laper: Steak Salmon yang Memanjakan Lidah"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT