Ini Alasannya Nabi Muhammad SAW Anjurkan Makan Kurma dalam Jumlah Ganjil

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 16 Apr 2022 03:00 WIB
Manfaat kurma
Foto: iStock
Jakarta -

Kurma merupakan buah yang banyak tersebut di dalam Al-Qur'an dan hadis. Salah satunya ada anjuran makan kurma dalam jumlah ganjil. Ini penjelasannya.

Kurma adalah buah yang identik dengan bulan suci ramadan. Dalam sunnah Nabi Muhammad SAW, dianjurkan kamu untuk sahur dan berbuka dengan mengonsumsi kurma.

Seperti kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang selalu berbuka puasa dengan kurma dan air. Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan umatnya untuk mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil.

Misalnya 1, 3, 7 atau 9. Hal ini pernah dijelaskan dalam sebuah hadis HR Bukhori dan Muslim. Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa ada keutamaan dari makan kurma dalam jumlah ganjil.

Baca Juga: Resep Pembaca: Resep Puding Roti Karamel Santan yang Legit Lembut untuk Takjil

Manfaat kurmaMakan kurma dalam jumlah ganjil pernah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW Foto: iStock

Barang siapa yang mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu dia tidak akan terkena racun maupun sihir. Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Sesungguhnya ada di antara pepohonan, satu pohon yang tidak gugur daunnya. Pohon ini seperti seorang muslim, maka sebutkan kepadaku pohon apa itu?".

Lalu orang menebak bahwa itu adalah pohon wadhi. Kemudian Abdullah berkata, "Lalu terbesit di dalam diriku, pohon itu adalah pohon kurma. Namun, aku malu mengungkapkannya,".

Kemudian mereka berkata: "Wahai Rasulullah beri tahukanlah kami pohon apa itu?" Lalu, beliau menjawab: "ia adalah pohon kurma," (HR Bukhori dan Muslim).

Baca Juga: Masya Allah! Pria Ini Bagikan Kurma untuk Penumpang KRL Buka Puasa

Manfaat kurmaMakan kurma dalam jumlah ganjil dan genap memberikan efek yang berbeda pada tubuh Foto: iStock

Nabi Muhammad SAW memang menganjurkan untuk makan kurma dalam jumlah ganjil. Namun, bukan berarti Rasulullah SAW melarang jika kamu mengonsumsi dalam jumlah genap.

Anjuran Nabi Muhammad SAW tersebut pernah dibuktikan khasiatnya secara ilmiah oleh sebuah penelitian yang dipimpin oleh Musthafa Mohamed Essa, Ph.D. Peneliti mengungkap bahwa makan kurma dalam jumlah ganjil atau genap memberi efek yang berbeda.

Jika mengonsumsi dalam jumlah genap akan menghasilkan gula dalam darah dan potassium tanpa memberi banyak energi. Jika dimakan dalam jumlah ganti dapat melindungi otak dari stres oksidatif dan peradangan.

Intinya, jika mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil, tubuh dapat mengubahnya menjadi karbohidrat, sehingga dapat menambah energi dan mengembalikan stamina dalam tubuh.

Baca Juga: 7 Takjil Enak di Dunia Versi National Geographic, Ada Kolak Pisang Indonesia!

Simak juga 'Omzet Penjual Kurma di Ramadan Tahun Ini Naik Drastis':

[Gambas:Video 20detik]



(raf/odi)