Saat Imsak atau Subuh? Ini Waktu yang Tepat untuk Berhenti Sahur

Diah Afrilian - detikFood
Minggu, 03 Apr 2022 05:00 WIB
5 Adab Makan Sahur Menurut Ajaran Islam, Simak Yuk!
Foto: iStock
Jakarta -

Sebelum berpuasa, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sahur pada dini hari. Lantas kapankah waktu yang tepat untuk berhenti makan sahur, sebelum subuh atau ketika imsak?

Saat Ramadan, muslim wajib menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Tidak lagi mengonsumsi makanan saat masuk waktu subuh dan baru boleh kembali makan setelah memasuki waktu Maghrib.

Setiap harinya ada waktu sahur yang menjadi waktu untuk makan sebelum memulai berpuasa seharian. Mengonsumsi makanan yang cukup hingga minum cukup air agar tidak kehausan bisa dilakukan dengan bebas di waktu sahur ini.

Tetapi masih banyak yang bingung terkait kapan waktu yang tepat untuk menghentikan kegiatan makan sahur? Sebagian banyak yang mengatakan saat imsak dan sebagian lainnya memperbolehkan hingga sebelum azan subuh berkumandang.

Baca juga: Puasa Sebentar Lagi, Ini 5 Tips Pilih Menu Sahur Anti Haus dan Lapar

Bolehkah Meneruskan Makan Sahur Saat Azan Subuh Sudah Terdengar?Ustad Khalid Basalamah mengatakan dirinya belum pernah menemukan hadits sahih yang menjelaskan berapa lam jeda antara imsak dan subuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/DGLimages

Mengutip akun YouTube Khalid Basalamah Official, belum ada dalil secara khusus yang menentukan berapa lama jeda waktu antara imsak hingga menuju azab subuh. Bahkan pada suatu hadits sekalipun tidak dijelaskan berapa lama waktu yang ditetapkan antara jeda imsak dengan azan subuh.

"Jika salah seorang di antara kalian mendengar azan sedangkan sendok terakhir masih ada di tangannya, maka janganlah dia meletakkan sendok tersebut hingga dia menunaikan hajatnya hingga selesai." (Hadits Riwayat Abu Daud).

Ustadz Khalid Basalamah juga mengatakan bahwa sahur yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah sahur yang tahirkan. Mentahirkan sahur artinya sama dengan melakukan sahur di waktu-waktu terakhir.

"Dalam hadits Nabi Muhammad SAW, manusia tetap dalam keadaan baik sehat, bahagia dan tentram kalau mereka juga melambatkan waktu sahur. Ini artinya jangan makan jam 1 atau jam 12. Kalau subuh pada setengah 5, misalnya Anda bisa makan jam setengah 4 atau jam 4 yang dekat dengan waktu subuh," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Baca juga: Zonk! Dikira Leci, Wanita Ini Ternyata Ketipu Pedagang Rambutan

Begini Cara Makan Sahur yang Benar dan Dianjurkan IslamNadi Muhammad SAW hanya mengajarkan untuk mengakhirkan sahur tetapi tidak melewati adzan subuh. Foto: iStock

Anjuran untuk makan sahur dekat dengan waktu subuh ini semata-mata agar rasa laparnya saat berpuasa bisa lebih tertahan. Makan sahur terlalu awal, seperti saat tengah malam ditakutkan dapat membuat perut lebih cepat lapar saat siang hari.

Agar tidak terjadi kerancuan waktu berhenti makan sahur, ustadz Khalid Basalamah mengatakan bahwa sebaiknya makan sahur dihentikan setelah waktu imsak. Imsak sendiri dikatakan memiliki arti menahan yang berarti ketika memasuki waktu imsaknya, umat Muslim dianjurkan sudah mulai menahan dirinya.

"Yang benar itu mengakhiri sahur pada waktu imsak atau pada waktu adzan subuh? Tentu saja pada waktu imsak. Sebenarnya imsak itu adalah subuh," kata ustadz Khalid Basalamah.

Perbedaan antara berhenti makan sahur pada waktu imsak atau subuh ini menjadi perdebatan yang masih cukup banyak dipertanyakan. Sebenarnya yang terpenting ketika makan sahur sebelum berpuasa adalah berhenti makan dan minum sepenuhnya ketika mulai mendengar adzan subuh berkumandang.

Baca juga: 5 Pola Makan Ini Bikin Sperma Lebih Kental, Bapak-Bapak Wajib Contek!



Simak Video "Berburu Jajanan Pasar Murah Meriah di Ciledug"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)