Hobi Masak, Suami-Istri Ini Buka Usaha Chicken Tender ala New Orleans

Inkana Putri - detikFood
Minggu, 27 Feb 2022 09:20 WIB
NGAYAM YUK!
Foto: Instagram/ngayamyuk.official
Jakarta -

Pandemi COVID-19 membawa dampak bagi ekonomi masyarakat. Adanya pembatasan membuat beberapa masyarakat kehilangan pemasukan hingga pekerjaan. Guna menyambung ekonomi, tak jarang beberapa orang akhirnya terjun ke dunia bisnis, terutama kuliner.

Leandra Metha merupakan salah satu yang memulai usaha kuliner di tengah pandemi. Berawal dari hobi masak, bersama suaminya, Leandra kemudian mendirikan NGAYAM YUK!, usaha Food & Beverages yang menjual Chicken Tender dengan Asian spices, Pentoeng Crispy, Almond Milk, serta Fruity Cheese Milk.

"Usaha kecil kami bermula di bulan Juli 2021, diawali dari hobi suami istri yang suka masak. Dan pandemi ini jujur berdampak sekali dengan perputaran roda keuangan keluarga, jadi kami berdua memikirkan untuk memulai usaha kecil-kecilan yang didasari dari kesenangan kami berdua. Karena kami percaya apa yang kami mulai dari hati hasilnya akan lebih baik," ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Sesuai namanya, NGAYAM YUK lebih berfokus dengan olahan ayam dengan varian bumbu khas Asia. Mulai dari saos padang, asam manis, blackpepper, salted egg, BBQ, dan varian baru padang cabe ijo.

Lewat hidangan ini, Leandra ingin menghadirkan sensasi menyantap makanan ala New Orleans dengan bumbu-bumbu Asia. Dengan begitu, konsumen tak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri untuk menyantap hidangan ini.

"Sensasi makan chicken tender ala New Orleans dengan adonan bumbu rahasia menjadikan ayam kita lembut dan empuk. Full daging! Ayamnya pun diselimuti bumbu rempah-rempah ala Indonesia yang bikin Ngayam Yuk beda banget dari chicken rice bowl kebanyakan," tulisnya melalui Instagram/ngayamyuk.official.

Tak hanya menghadirkan varian saus berbeda, NGAYAM YUK! juga menyediakan pilihan ukuran, yakni small dan large. Karena baru dirintis, Leandra mengaku untuk sementara dirinya hanya memakai sistem pre-order 2 kali dalam seminggu untuk wilayah BSD, Tangerang.

"Selain ada varian saus melimpah, NGAYAM YUK! juga punya 2 pilihan ukuran, size small (16oz) dan large (26oz). Bisa pesan dengan nasi atau tanpa nasi. Untuk pemesanan tanpa nasi harga sama, tapi porsi ayam melimpah. Bisa dijadikan lauk atau cemilan nonton selama WFH/PPKM di rumah," jelasnya.

"Sementara pilihan paket nasi, beras yang kita pakai juga beras Jepang, bikin rasa nasinya lebih pulen kenyal dan wangi. Ditaburi dengan seaweed flakes bikin aroma nasinya makin mantap!," imbuhnya.

Dalam satu bulan, Leandra menyebutkan bisa menjual hingga 200 porsi ayam. Dengan penjualan ini, Omzet yang dihasilkannya pun mencapai Rp 5 jutaan per bulan. Selama pandemi, usaha NGAYAM YUK! juga tak terlalu merasakan dampak besar. Meski demikian, penjualannya terkadang juga mengalami pasang surut.

"Kami memulai (bisnis) semuanya by online. Social media: Instagram, WhatsApp, Facebook. Kami membuka usaha ini saat PPKM, jadi kami belum terlalu merasakan dampak yang berarti," jelasnya.

Walaupun bisnis yang dirintisnya kini sudah cukup berjalan baik, Leandra mengaku dirinya tetap berupaya untuk mengembangkan NGAYAM YUK!. Hal ini diwujudkan dengan mengikuti program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari Kraft Heinz Food Service.

"Kami ingin menambah ilmu di bidang kuliner dan meningkatkan penjualan kami sehingga kami bisa membangun branding yang baik," katanya.

Leandra berharap dengan banyaknya insight yang didapat, usahanya dapat semakin maju ke depannya.

"Kami puas sekali dengan semua ilmu dan input yang diberikan oleh para speaker. Bisa menaikkan penjualan pastinya dan membangun branding kami," pungkasnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/odi)