ADVERTISEMENT

Jual Siomay Rp 10 Ribu, Penjual Ini Dikritik Kemahalan

Devi Setya - detikFood
Minggu, 06 Feb 2022 17:00 WIB
Jual Siomay Rp 10 Ribu, Penjual Ini Dikritik Kemahalan
Foto: TikTok @mamangsomay
Jakarta -

Seorang penjual siomay menjajakan dagangannya dengan harga Rp 10 ribu per porsi. Namun netizen justru menganggap harga ini terlalu mahal.


Di Jakarta, seporsi siomay komplet harga Rp 10 ribu mungkin sudah biasa, tapi lain ceritanya kalau siomay ini dijual di daerah. Penjual camilan gurih berbahan dasar ikan ini pun mendapat banyak kritik setelah mengunggah video di TikTok.


Lewat akun TikToknya @mamangsomay, ia mencoba mengunggah video saat meracik siomay. Seporsi siomay ini terdiri dari telur, siomay, pangsit goreng dan tahu. Kemudian ia mengguyur dengan sambal kacang khas siomay.

Jual Siomay Rp 10 Ribu, Penjual Ini Dikritik KemahalanJual Siomay Rp 10 Ribu, Penjual Ini Dikritik Kemahalan Foto: TikTok @mamangsomay


Ternyata racikan siomay seharga Rp 10 ribu ini dianggap terlalu mahal. Video yang diunggah (2/2) ini mendapat ribuan komentar netizen. Ada lebih dari 5.000 orang yang berkomentar di unggahan video ini.


Sayangnya banyak yang mengatakan kalau harga siomaynya memang mahal, padahal sang penjual sudah meyakinkan kalau semua bahan baku yang digunakan ini berkualitas.


"Kalo di kota gede kek jakarta,10k kek gitu wajar. tapi kalo jateng, apalagi jatim yg banyak kota vibes desa 10k segitu mahal. untung tempat gua murah," ujar netizen.


"kakak nya udah banyak di kasih masukan sama warga TikTok, tapi tetep keukeuh kalau itu yg terbaik. yoweslah..," sahut netizen lain.
"Saya aja yg stay di Jogja Kota dekat Malioboro aja klo nemu batagor hrg 10k dgn porsi segitu auto beli lah, itu lho porsinya mantep," bela satu netizen.


Mengetahui kalau dagangannya banyak dikritik netizen karena dianggap mahal, sang penjual akhirnya angkat bicara. Ia menerima kritik dan saran dari netizen namun sekaligus sedih karena makanannya dianggap tidak layak diberi harga Rp 10 ribu.


"Saya terimakasih pada kawan-kawan atas sarannya, tapi sedih aja sih dibilang ngga wort it. padahal harga itu kan kalkulasi semuanya, dari sewa tempat dll," ujar Ade Nisa sang penjual siomay saat dihubungi detikFood (5/2).


Ia berharap, videonya yang viral bisa membuat warungnya laris. Ade Nisa yang berjualan di Jepara, Jawa Tengah ini juga enggan menurunkan harga siomaynya karena ingin mempertahankan kualitasnya.


"Bukan kekeh yg terbaik sih, sedih dan sakit hati di bilang kemahalan padahal itu udah harga murah lho, harga itu kan termasuk oprasionalnya dan saya pakai bahan kualitas," lanjutnya.


Diakui Ade Nisa ia bukan hanya menjual siomay. Warungnya juga menyediakan mie instan kekinian, batagor hingga aneka minuman seperti kopi dan es.



Simak Video "Siomay Dua Putera Mang Ujang, Sehari Ludes Terjual dalam 2 Jam"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT