Cara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan Berair

Diah Afrilian - detikFood Senin, 10 Mei 2021 04:00 WIB
Cara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan Berair Foto: Grape Japan
Jakarta -

Sisa nasi saat sahur sering menjadi masalah di dapur? Simak cara menyimpan sisa nasi berikut ini agar tidak kering dan berair.

Nasi merupakan makanan pokok sebagian besar orang Asia yang berasal dari tumbuhan padi. Padi yang dipanen akan menghasilkan beras dan kemudian dimasak menjadi nasi.

Sebagai bahan makanan pokok, nasi menjadi kebutuhan utama yang diperlukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Terlebih saat makan sahur, nasi dibutuhkan agar sahur lebih mengenyangkan dan menguatkan tubuh untuk menjalani puasa. Sayangnya, nasi yang disiapkan untuk makan sahur seringkali tak habis dan tersisa.

Kesalahan saat menyimpan nasi akan membuat nasi rusak dan tidak layak makan. Nasi yang sudah seperti itu harus dibuang. Hal seperti ini jika dibiarkan akan membuat sampah dapur semakin menumpuk dan sangat disayangkan.

Nasi yang disimpan dalam penghangat bisa membuat nasi lama kelamaan menjadi kering karena suhu panas yang akan terus membuat kandungan air pada nasi menguap. Sedangkan, nasi yang dibiarkan begitu saja bisa menjadi basi dan berair akibat bakteri yang menempel pada nasi.

Baca Juga: Ini Caranya Agar Sisa Nasi yang Dipanaskan Kembali Tetap Aman Dikonsumsi

Cara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan BerairCara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan Berair Foto: Grape Japan

Mengutip dari Grapee (28/9), baru-baru ini seorang warga Jepang, Zen Noh, membagikan cara menyimpan nasi yang benar. Nasi yang disimpan dengan cara ini diakui lebih awet, tidak kering, tidak mudah basi dan akan masih tetap segar seperti saat baru dimasak.

Banyak orang pasti akan berpikir untuk menyimpan nasi pada wadah kedap udara atau pembungkus plastik dan menyimpannya di kulkas. Tetapi, Zen Noh mengatakan bahwa nasi yang disimpan di dalam kulkas akan merusak molekul pati yang menyebabkan nasi menjadi kering.

Zen Noh membagikan caranya menyimpan nasi agar tetap baik sampai waktu makan selanjutnya. Bahkan, cara serupa juga bisa digunakan untuk menyimpan risotto.

Cara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan BerairCara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan Berair Foto: Grape Japan

Pertama-tama setelah nasi matang bungkus nasi dengan plastik pembungkus makanan. Buat nasi dengan ukuran kira-kira sebesar kepalan tangan.

Setelah nasi dibungkus dengan plastik pembungkus diamkan nasi pada suhu ruang. Biarkan nasi menjadi dingin dengan suhu ruang secara perlahan di dalam plastik pembungkusnya.

Cara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan BerairCara Menyimpan Nasi Sisa Sahur Agar Tidak Kering dan Berair Foto: Grape Japan

Setelah nasi sudah sesuai dengan suhu ruang jangan masukan nasi ke dalam kulkas. Nasi yang sudah dalam suhu ruang harus disimpan dalam freezer hingga benar-benar beku bukan hanya dingin akibat suhu kulkas.

Letakkan nasi pada alas. Sebisa mungkin alas yang digunakan berupa wadah metal yang rata. Wadah ini digunakan agar nasi suhu dingin tersebar dengan cepat dan merata.

Simpan nasi hingga benar-benar beku. Jangan keluarkan nasi sebelum nasi ingin dikonsumsi. Pada waktu makan selanjutnya dan nasi ingin dikonsumsi, cukup keluarkan nasi dan panaskan di atas kompor.

Baca Juga: 5 Cara Memasak Nasi Pulen di Rice Cooker



Simak Video "Bikin Laper: Seafood Legendaris Wiro Sableng yang Terkenal Enak Bumbu Bakarnya"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com