Hukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan Pahala

Riska Fitria - detikFood Kamis, 06 Mei 2021 13:30 WIB
Hukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan Pahala Foto: iStock
Jakarta -

Acara buka puasa bersama sudah menjadi bagian dari bulan suci Ramadhan. Namun, bagaimana hukumnya dalam islam?

Bukber atau buka puasa bersama merupakan agenda rutin yang diadakan setiap bulan suci Ramadhan. Biasanya acara buka puasa bersama sering diadakan oleh teman-teman lama.

Karenanya acara buka puasa bersama tidak hanya sekadar makan bersama, melainkan bisa dijadikan sebagai momen bersilaturahmi. Namun, acara bukber sering diperdebatkan tentang seberapa pentingnya.

Selain itu, ada juga yang bertanya-tanya hukum buka puasa bersama menurut Islam. Sebab ada beberapa pihak yang menyebut bahwa buka puasa bersama dapat mengurangi pahala berpuasa.

Sebenarnya buka puasa bersama tidak ada salahnya, justru bisa mendatangkan pahala karena bisa bersilaturahmi. Namun, bukber bisa juga mengurangi pahala jika melakukan hal-hal yang dilarang.

Baca Juga : Tak Sengaja Menelan Sisa Makanan yang Terselip di Gigi, Batalkah Puasa?

1. Dianjurkan oleh Nabi Muhammad

Hukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan PahalaHukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan Pahala Foto: iStock

Lantas bagaimana sebenarnya hukum buka puasa bersama menurut Islam? Ternyata buka puasa bersama pernah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut diterangkan lewat Hadist Riwayat Abu Dawud.

"Para sahabat Nabi Muhammad SAW bertanya, 'mengapa makan tidak kenyang?' Kemudian, Nabi balik bertanya, 'Apa kalian makan sendiri?' Para sahabat menjawab, 'iya'," (HR Abu Dawud).

Kemudian Rosulullah SAW menjawab lagi, "Makanlah kalian bersama-sama dan bacalah basmalah, maka Allah akan memberikan berkah kepada kalian semua,".

Baca Juga : Mengeluh Lapar dan Cicipi Makanan Tidak Membatalkan Puasa, Tapi...

2. Nabi Muhammad SAW Tidak Pernah Makan Sendirian

Hukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan PahalaHukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan Pahala Foto: iStock

Sahabat Nabi Muhammad SAW pernah menyebut kalau Rosululllah SAW tidak pernah makan sendirian. Nabi Muhammad SAW juga pernah mengatakan bahwa sebaik-baiknya makanan adalah yang dimakan dengan banyak tangan.

Dilansir dari CNN Indonesia (18/05/2019) ustaz Wahyul Afif Al Ghafiqi juga menyampaikan anjuran Nabi Muhammad SAW bahwa makan bersama-sama itu banyak berkahnya yang meliputi rasa kebersamaan dan menjadi silaturahmi.

"Ada kebersamaan, rasa syukur, silaturahmi dan interaksi atau komunikasi langsung antar manusia," ujar ustaz Wahyul Afif Al Ghafiqi.

Baca Juga : Hukum Mencicipi Makanan Saat Memasak Hidangan untuk Buka Puasa

3. Buka Puasa Bersama bukan Merupakan Ibadah

Hukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan PahalaHukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan Pahala Foto: iStock

Meski dianjurkan Nabi Muhammad SAW, acara buka puasa bersama bukan berarti diwajibkan. Dalam artian, bukan merupakan ibadah dan tidak boleh diyakini sebagai ibadah.

Hal tersebut tertuang dalam Fatwa Syekh Ibu Baz berdasarkan firman Allah SWT, "...Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian," (QS. An Nur: 61).

Dilansir dari Muslimah Daily, fatwa tersebut mengatakan bahwa buka puasa bersama hendaknya hanya dilakukan untuk puasa wajib saja atau saat bulan suci Ramadhan.

Jika buka puasa bersama dilakukan saat menjalankan puasa sunnah, maka hukumnya dimakruhkan karena khawatir menjadi riya' atau ingin dilihat orang lain dan juga sum'ah atau ingin didengar orang lain.

Baca Juga : Ini Hukum Membuka Warung Makan di Siang Hari saat Bulan Puasa

4. Buka Puasa Bisa Mengurangi Pahala Berpuasa

Hukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan PahalaHukum Buka Puasa Bersama Menurut Islam, Bisa Datangkan dan Hilangkan Pahala Foto: iStock

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa buka puasa bersama diperbolehkan dan bisa mendatangkan pahala. Namun, kondisinya akan berbalik jika acara buka puasa bersama diselingi dengan hal yang dilarang Allah SWT.

Hal tersebut pernah diterangkan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. Menurutnya ada beberapa hal yang dilarang Allah SWT, tetapi kerap dilakukan setiap kali buka puasa bersama.

"Karena tidak sholat maghrib, walaupun sholat tidak pada waktunya. Terlambat 5 menit sebelum isha baru sholat maghrib," ujar Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Lebih lanjut, penyimpangan yang sering terjadi adalah tidak menyegerakan berbuka karena sibuk mengantre makanan dan membicarakan keburukan orang lain.

Baca Juga : Hukum Mencicipi Makanan Saat Memasak Hidangan untuk Buka Puasa

(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com