Viral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus Diperhatikan

Riska Fitria - detikFood Senin, 03 Mei 2021 18:00 WIB
Viral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus Diperhatikan Foto: iStock
Jakarta -

Banyak kasus buka puasa berujung nyesek, misalnya tak ada teman yang datang hingga jadi ajang pamer. Supaya itu tidak terjadi perhatikan beberapa etiket saat bukber ini.

Bukber atau buka puasa bersama sudah menjadi rutinitas selama bulan suci Ramadhan. Biasanya acara buka puasa bersama sering dilakukan bersama teman semasa sekolah. Karenanya acara bukber bisa menjadi momen silaturahmi.

Namun tak jarang, kehangatan acara buka puasa bersama dirusak oleh beberapa hal, sehingga membuat beberapa pihak merasa nyesek. Seperti yang kerap terjadi, berencana bukber di restoran tapi tak ada yang datang.

Padahal salah satu dari anggota sudah melakukan reservasi dan memesan makanan dalam jumlah yang banyak. Alhasil ia harus menanggung biaya sendirian.

Perlu diperhatikan, bukber bukanlah sekadar buka puasa bersama. Bukber juga ada etiket yang benar agar masing-masing anggota tidak merasa dirugikan atau dikucilkan.

Berikut 4 etiket yang baik saat bukber:

1. Ikut Bikin Rencana

Viral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus DiperhatikanViral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus Diperhatikan Foto: iStock

Sebaik-baiknya dalam acara buka puasa bersama adalah ikut berkontribusi dalam perencanaan. Misalnya jika ingin buka puasa di restoran, bisa ikut memberi rekomendasi tempat-tempat yang pas.

Atau bisa juga ikut menentukan menu hingga melakukan reservasi ke tempat yang dituju. Jika ingin buka puasa di rumah salah satu teman, bisa datang lebih awal untuk menyiapkan segala yang dibutuhkan.

Misalnya ikut membantu menyiapkan makanan dan minuman, entah mau pesan atau masak yang penting harus membantu menyiapkannya. Atau bisa juga merapikan tempat yang akan digunakan untuk berbuka.

Jangan sampai si tuan rumah yang menyiapkan sendiri semua keperluan. Ketika makanan sudah siap, justru tak ada satu teman pun yang datang. Hal inilah yang marak terjadi dalam acara bukber.

Baca Juga : Sedih! Pesan Banyak Makanan di Resto Buat Bukber, Tak Ada Teman yang Datang

2. Datang Tepat Waktu

Viral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus DiperhatikanViral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus Diperhatikan Foto: iStock

Datang tepat waktu atau on time adalah salah satu cara untuk menghargai orang lain dalam hal apapun. Termasuk juga dalam hal buka puasa bersama. Pastikan untuk datang sebelum waktu berbuka.

Apalagi kalau posisi kamu sebagai orang yang diundang untuk ikut buka puasa, seperti yang dilansir dari Times of India (08/06/16). Selain itu, datang tepat waktu juga bisa mengakrabkan suasana.

Khususnya bagi mereka yang mengadakan buka puasa bersama dengan teman lama saat masih sekolah. Jadi, suasana tidak canggung mengingat sudah lama tidak bertemu lagi.

Baca Juga : Nyesek! Acara Bukber Tak Ada yang Datang dan Jadi Ajang Pamer

3. Bayar Biaya Dulu

Viral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus DiperhatikanViral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus Diperhatikan Foto: iStock


Bayar biaya di awal wajib dilakukan saat mengadakan bukber baik di restoran maupun di rumah. Saat di restoran, bayar di awal bisa digunakan untuk booking atau reservasi tempat agar tidak kehabisan tempat.

Sebab sering terjadi di mana seseorang harus menanggung biaya hingga jutaan rupiah untuk reservasi restoran yang akan diadakan bukber. Namun lagi-lagi, satu temannya pun datang.

Begitu juga saat buka puasa di rumah, biasanya untuk menyiapkan makanan semua anggota bukber harus patungan. Nah, patungan tersebut harus dilakukan di awal agar bisa digunakan belanja makanan sebelum waktu berbuka tiba.

Baca Juga : Wanita Muslim Curhat Nyaris Buka Puasa pakai Ramen Daging Babi

4. Hindari Topik yang Sensitif

Viral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus DiperhatikanViral Bukber Tak Ada yang Datang, Ini 4 Etiket yang Harus Diperhatikan Foto: iStock

Banyak acara buka puasa bersama yang seharusnya sebagai momen reuni dan silaturahmi justru dirusak hanya karena topik yang sensitif. Misalnya topik-topik yang terkesan pamer dengan keberhasilan.

Seharusnya topik tersebut harus dihindari, sebab ada beberapa orang yang mungkin tidak nyaman dengan perbincangan seperti itu. Sebaiknya, saling menghargai dengan memilih topik yang tidak menyakitkan hati.

Baca Juga : Inspirasi Resep dan Menu Buka Puasa Buatan Sendiri yang Memuaskan



Simak Video "Masak Masak: Resep Pancake Pisang Saus Karamel"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com