5 Alasan Pentingnya Sahur dalam Islam, Tak Sekadar Mengisi Perut!

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 15 Apr 2021 03:00 WIB
5 Alasan Pentingnya Sahur dalam Islam, Tak Sekadar Mengisi Perut! Foto: Getty Images/iStockphoto/mustafagull
Jakarta -

Saat menjalani ibadah puasa, Muslim dianjurkan untuk sahur. Ternyata praktik ini bukan sekadar mengisi perut dengan makanan. Seperti ini alasan pentingnya sahur dalam Islam.

Ramadan selalu dinanti Muslim setiap tahunnya. Sebab di bulan suci ini, Muslim bisa berlomba-lomba berbuat kebaikan dan mendapat banyak ganjaran pahala.

Salah satu ibadah utamanya tentu saja puasa. Saat puasa, Muslim tak hanya menahan lapar dan haus saja, tapi juga menjaga emosi dan hal-hal lain yang membatalkan puasa.

Dalam praktiknya, Muslim yang berpuasa juga dianjurkan untuk sahur alias makan sebelum azan subuh tiba. Makanan yang disarankan untuk dikonsumsi adalah yang tinggi protein dan serat agar bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama.

Muslim juga perlu mengasup cukup air putih saat sahur untuk membantu menghidrasi tubuh yang baru akan 'bertemu' kembali dengan air putih ketika azan magrib berkumandang.

Meski sahur bukan syarat sah puasa, Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar Muslim menjalaninya.

Dilansir dari Have Halal Will Travel (13/4), seperti ini 5 alasan pentingnya sahur dalam Islam:

1. Makan sahur adalah berkah tersendiri

5 Alasan Pentingnya Sahur dalam Islam, Tak Sekadar Mengisi Perut!5 Alasan Pentingnya Sahur dalam Islam, Tak Sekadar Mengisi Perut! Foto: Getty Images/iStockphoto/mustafagull

Sahur sifatnya sunnah dalam puasa ramadan. Artinya jika tidak dijalankan tidak apa-apa, namun Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan keutamaan sahur.

Tercatat dalam Hadits Riwayat al-Bukhari, Nabi Muhammad SAW mengatakan "Bersantap sahurlah kalian, karena dalam sahur itu ada keberkahan."

Lalu Nabi Muhammad SAW seperti dicatat dalam Hadits Riwayat Ahmad mengatakan, "Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka."

2. Sahur adalah ciri khas puasa Muslim

Seperti diketahui, agama yang memiliki ibadah puasa bukan hanya Islam saja. Agama Budha, Hindu, dan bahkan Kristen juga memiliki ibadah puasa.

Sahur sendiri menjadi pembeda antara puasa yang dijalani Muslim dengan umat beragama lainnya. Nabi Muhammad SAW seperti dicatat Hadits Riwayat Muslim mengatakan, "Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) adalah makan sahur."

Selain itu Allah SWT berfirman akan memberi kebaikan untuk Muslim yang jalani sahur. Mereka cenderung melakukan perbuatan baik lainnya sepanjang hari seperti melakukan ibadah wajib, mengaji, beramal, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Ini 5 Tips Sahur Agar Tak Cepat Lapar Saat Puasa

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com