Tega! Pria Ini Beri 8 Gelandangan Makanan Beracun Demi Konten Video

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 13 Apr 2021 16:30 WIB
Tega! Pria Ini Beri 8 Gelandangan Makanan Beracun Demi Konten Video Foto: Daily Mail UK/iStock
Jakarta -

Demi konten video, pria ini tega memberikan makanan beracun dari ekstrak cabai ke beberapa gelandangan. Karena aksinya ini ia harus mendekam di penjara.

Banyak orang rela melakukan hal apapun demi mendapatkan konten menarik untuk video mereka. Dengan harapan video itu viral dan ditonton banyak orang.

Baca Juga: Dendam Kesumat, 5 Orang Ini Tega Racuni Makanan Orang Lain

Tak terkecuali seperti pria bernama William Cable, asal San Andreas, California. Pria berusia 38 tahun ini terbukti bersalah, karena tuduhan melukai orang tua, melakukan tindak kejahatan ilegal, hingga beberapa pelanggaran lainnya.

SAO PAULO, BRAZIL - AUGUST 28: A homeless person sleeps in the sidewalk next to a closed shop at the city centre on August 28, 2020 in Sao Paulo, Brazil. According to an official survey by the Municipality of Sao Paulo, homelessness increased 53% in the capital city over the last five years, reaching a total of more than 25,000 homeless people. Due to the pandemic, unemployment is rising and the number of people living on the streets has increased considerably. The situation worsens during winter with intense cold at night as two deaths have already been recorded. Many of these homeless people prefer staying on the streets rather than going to shelters for fear of contracting coronavirus (COVID-19), and survive only with the help of NGOs and social projects that donate blankets, clothing and food. (Photo by Alexandre Schneider/Getty Images) (Photo by Alexandre Schneider/Getty Images) Foto: Getty Images/Alexandre Schneider

Dilansir dari Daily Mail UK (13/04), Cable diketahui memberikan beberapa makanan ke 8 gelandangan yang ada di sekitar Huntington Beach. Sayangnya makanan itu sudah ia campur dengan oleoresin capsicum.

Oleoresin capsicum sendiri dikenal sebagai ekstrak cabai, yang biasanya digunakan untuk spray pertahanan diri. Sengatan pedasnya bahkan dua kali lebih parah dari spray merica yang biasanya digunakan polisi untuk menghadang demonstran.

Sebelum diberikan makanan, Cable bahkan berbohong ke para gelandangan tersebut bahwa ini merupakan bagian dari tantangan makan pedas. Beberapa gelandangan bahkan disogok dengan makanan lainnya hingga bir, agar mereka mau menyantap makanan beracun tersebut.

Tega! Pria Ini Beri 8 Gelandangan Makanan Beracun Demi Konten VideoTega! Pria Ini Beri 8 Gelandangan Makanan Beracun Demi Konten Video Foto: Daily Mail UK/iStock

Setelah mereka makan, Cable langsung merekam reaksi kepedasan mereka di video. Tak hanya kepedasan, ada beberapa gelandangan yang mengalami kejang-kejang, sesak napas, muntah-muntah serta nyeri di bagian mulut dan peru.

Sebagian korban harus dilarikan ke rumah sakit karena gejala keracunan yang parah.

"Orang-orang ini dijadikan mangsa karena mereka rentan dan rapuh," jelas Jaksa Wilayah Orange County, Todd Spitze.

Belum jelas apa motif Cable merekam video ini. Entah untuk dijadikan koleksi pribadi, diunggah ke publik atau dijual.

Tega! Pria Ini Beri 8 Gelandangan Makanan Beracun Demi Konten VideoTega! Pria Ini Beri 8 Gelandangan Makanan Beracun Demi Konten Video Foto: Daily Mail UK/iStock

Karena aksinya ini Cable bisa mendekam di penjara hingga 19 tahun lamanya, jika ia terbukti bersalah di pengadilan nanti. Cable kini sudah mendekam di penjara karena ia tidak bisa membayar uang jaminan sebesar $500,000 (Rp 7,3 miliar).

Sampai sekarang polisi terus mencari korban lainnya, karena belum jelas berapa banyak makanan beracun yang dibagikan Cable di wilayah sana.

Tak hannya Cable yang tega melakukan hal jahat demi konten video. Sebelumnya serang YouTuber rela menipu seorang kakek-kakek, dengan memberikannya es krim yang ternyata berisi sabun batangan.

Baca Juga: Ngeprank Es Krim Isi Sabun ke Kakek-kakek, YouTuber Ini Dihujat Netizen



Simak Video "Gelandangan di Meksiko Semakin Terlantar Akibat Lockdown"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com