Sajian Maknyus Idul Adha

5 Tips Mengolah Hati Sapi Agar Tidak Hancur dan Bau Amis

Yenny Mustika Sari - detikFood Selasa, 28 Jul 2020 11:30 WIB
Cara Mengolah Hati Sapi yang Benar Foto: iStock
Jakarta -

Pembagian hewan kurban saat Idul Adha juga termasuk jeroan, salah satunya hati sapi. Begini tips mengolahnya yang benar!

Idul Adha dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia dengan cara menyembelih hewan kurban, seperti kambing, sapi, kerbau, bahkan unta. Tapi tak semua orang diwajibakan berkurban, hanya mereka yang mampu sajalah yang melaksanakannya.

Nantinya hewan kurban tersebut disembelih dan dibagikan kepada orang-orang yang tak mampu. Ketika dibagikan tak selamanya orang-orang tersebut mendapatkan daging utuh. Ada juga yang mendapatkan jeroan, salah satunya hati sapi.

Hati sapi bisa diolah menjadi hidangan yang lezat. Tapi untuk mengolahnya harus diperhatikan seperti memastikan teksturnya tidak hancur dan bau amis.

Berikut 5 tips mengolah hati sapi agar tidak hancur dan bau amis.

Baca Juga: 7 Tips Bersihkan Usus Sapi dan Cara Mengolahnya

1. Nutrisi hati sapi

Cara Mengolah Hati Sapi yang BenarCara Mengolah Hati Sapi yang Benar Foto: iStock

Selain daging sapi, hati sapi juga tak kalah bernutrisi untuk tubuh. Dilansir dari Medical News Today (3/9), hati sapi mengandung vitamin A, asam folat, iron, dan zinc. Hati sapi merupakan sumber zat besi dan zinc yang baik.

Karena tinggi vitamin A maka hati sapi baik untuk kesehatan mata. Hati sapi juga bisa dikonsumsi untuk meredakan rasa sakit karena inflamasi, bermanfaat juga untuk kesehatan otak.

2. Perhatikan Kesegaran Hati Sapi

Cara Mengolah Hati Sapi yang BenarCara Mengolah Hati Sapi yang Benar Foto: iStock

Sebelum mengolahnya menjadi beragam hidangan lezat, ada baiknya Anda memperhatikan kesegaran hati sapi yang akan diolah. Walaupun mendapatkannya dari perayaan Idul Adha, tapi banyak juga ditemukan hati sapi yang sudah tidak segar dan terinfeksi cacing.

Oleh karenanya Dinas Kesehatan daerah setempat kerap menyidak tempat penyembelihan Idul Adha untuk mengecek kesegaran hati sapi. Untuk itu Anda harus memastikan hati sapi yang akan diolah masih segar. Cirinya antara lain berwarna merah tua merata dan bersih, tidak ada bagian yang berlubang atau warnanya lebih gelap dan aromanya segar.

3. Cara Membersihkan Hati Sapi

Cara Mengolah Hati Sapi yang BenarCara Mengolah Hati Sapi yang Benar Foto: iStock

Setelah memastikan hati sapi segar, pastikan mencucinya sampai bersih. Jika bisa gunakan air mengalir. Ini untuk memastikan semua kotoran termasuk gumpalan darah yang tersisa di permukaan hati bisa larut dalam air.

4. Mengurangi Aroma Amis

Cara Mengolah Hati Sapi yang BenarCara Mengolah Hati Sapi yang Benar Foto: iStock

Hati sapi mudah mengeras jika terkena suhu panas. Jika akan diolah sebaiknya rebus sebentar dalam air mendidih yang dibubuhi daun salam untuk mengurangi aroma amisnya. Atau bisa juga dipotong-potong lalu menggoreng dulu dalam minyak banyak hingga kaku. Tujuannya agar permukaan hati sapi mengeras dan tertutup pori-porinya. Saat dibumbui akan melekat dan tidak hancur.

Baca Juga: 7 Tips Bersihkan Kikil dan Mengolahnya untuk Sajian Idul Adha!

5. Olahan Sambal Goreng Kentang Hati Sapi

Cara Mengolah Hati Sapi yang BenarCara Mengolah Hati Sapi yang Benar Foto: iStock

Jika sudah mengetahui trik mengolah hati sapi yang tidak mudah hancur dan bau amis, sekarang saatnya memasaknya menjadi sambal goreng. Untuk hidangan ini harus ditambahkan kentang yang dipotong kecil-kecil agar makin nikmat.

Potong-potong hati sapi, tapi jangan terlalu kecil. Setelahnya siapkan bumbu berupa bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri lalu haluskan. Kemudian tumis dengan daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan serai.

Setelah aromanya telah tercium harum, masukkan hati sapi yang telah direbus dan dipotong kecil sebelumnya. Jangan lupa juga masukkan kentang goreng dan petai jika kamu suka. Setelah matang lalu sajikan dan nikmati bersama nasi putih hangat.

Jika ingin resep lengkapnya, bisa lihat di sini.

(yms/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com