Sajian Maknyus Idul Adha

Gulai dan Gule Tidak Sama, Ini yang Membedakannya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 26 Jul 2020 11:00 WIB
gulai kepala ikan Foto: Detikfood
Jakarta -

Sepintas gulai dan gule terlihat sama, apalagi nama keduanya juga mirip. Namun gulai dan gule tidak sama dari segi asal-usul hingga bumbunya.

Gulai dan gule adalah dua hidangan berkuah santan yang warnanya antara kuning, oranye, dan kemerahan. Sering kali orang tertukar menyebut gule dengan gulai dan sebaliknya. Padahal dua sajian ini memiliki perbedaan yang signifikan.

Apa yang membedakan gulai dan gule? Asal-usul kedua hidangan ini saja berbeda, begitupun dengan racikan bumbunya. Meski sama-sama mengandalkan kekuatan rempah Indonesia, tapi rasa yang dihasilkan akan berbeda.

Berikut detikFood merangkum perbedaan gulai dan gule yang membuatnya tidak sama:

1. Asal gulai dan gule

Gulai bebek, Curry duck Traditional Indonesian CuisineGulai bebek, Curry duck Traditional Indonesian Cuisine Foto: Getty Images/iStockphoto/Heri Mardinal

Gulai berasal dari Sumatera, disebut-sebut sebagai hasil pengaruh dan penerapan seni memasak India yang kaya rempah dan bumbu seperti kari. Gulai banyak ditemukan di masakan Minangkabau, seperti gulai nangka, gulai tunjang, gulai cumi, sampai gulai otak.

Sementara gule adalah masakan khas Jawa Tengah dan Timur. Bahan makanan yang dijadikan gule tak sebanyak gulai, biasanya gule hanya berupa gule sapi atau kambing. Tak hanya daging yang jadi isiannya, tapi juga tulang atau jeroan.

2. Resep gulai dan gule
Kalau tertarik bikin gulai kambing, resep detikFood ini bisa jadi panduan:

Bahan:
500 g iga kambing
500 ml santan cair
500 ml air
2 lbr daun jeruk
1 lbr daun kunyit
2 lbr daun salam
3 tangkai daun kari
1 btg serai
2 buah asam kandis
3 buah kapulaga putih
3 cm batang kayu manis
1 buah pekak
3 butir cengkeh
1 sdm kecap manis
Garam
Lada
Minyak untuk menumis
1 buah tomat hijau, potong-potong

Bumbu halus :
7 buah bawang merah
5 siung bawang putih
10 buah cabe merah keriting
2 buah cabe merah besar
3 cm kunyit
3 cm jahe
3 cm lengkuas
2 btr kemiri sangrai

Cara membuat:
1. Haluskan semua bahan bumbu halus. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, masukkan bumbu yang telah dihaluskan, kemudian tumis daun jeruk, daun kunyit, daun salam, sereh yang sudah dimemarkan, pekak, kapulaga, cengkeh, kayu manis, aduk-aduk hingga bumbu mengeluarkan aroma harum.
3. Kemudian masukkan daging iga kambing, aduk rata.
4. Masukkan air perlahan.
5. Aduk-aduk hingga rata, masukkan daun kari dan asam kondisi.
6. Masak hingga mendidih, setelah mendidih, masukkan santan perlahan sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
7. Masak sampai santan mengeluarkan minyak dan daging kambing matang/empuk.
8. Masukkan garam, kecap dan lada, aduk rata.
9. Masak menggunakan api kecil agar santan tidak gampang pecah dan jangan terlalu sering diaduk.
10. Setelah mendidih, angkat dan sajikan dengan irisan tomat hijau dan bawang goreng.

Baca Juga: Gulai dan Gule Tidak Sama Racikan Bumbunya

Untuk gule kambing khas Jawa, bisa mencontek resep berikut:

Bahan:
1 kg daging kambing, boleh campur jeroan
2 buah santan instan kemasan kecil
2 sdm bawang goreng
Air secukupnya untuk merebus daging

Bumbu halus:
15 siung bawang merah
10 siung bawang putih
10 butir kemiri
2 ruas kunyit
2 ruas jahe
2 ruas lengkuas
2 sdt ketumbar
1 sdt lada bubuk
1 sdt jinten
Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya

Bumbu untuk dimasukkan langsung (cemplung):
25 cabai rawit merah
4 barang sereh
4 lembar daun jeruk
4 lembar daun salam
2 butir cengkeh
2 batang kayu manis

Cara membuat:
1. Rebus daging dan jeroan kambing sampai empuk, potong sesuai selera, sisihkan
2. Haluskan bumbu halus, kemudian tumis bumbu sampai wangi dengan minyak cukup
3. Masukkan bumbu yang dicemplungkan, aduk-aduk rata
4. Masukkan bumbu ini pada panci berisi rebusan daging kambing. Aduk rata.
5. Tuangkan santan, masak hingga mendidih. Pastikan koreksi rasanya
6. Angkat dan sajikan.

3. Tekstur gulai dan gule

Gule enak unggahan netizenGule enak unggahan netizen Foto: Instagram

Gulai lebih kental karena pada dasarnya gulai merupakan tahapan proses bahan makanan sebelum jadi kalio atau rendang di Sumatera. Gulai juga punya variasi seperti gulai merah dan gulai kuning.

Sementara gule, kuahnya lebih encer dan tidak pekat karena dimasaknya tidak sampai mengental. Rasa gule juga sedikit lebih manis karena ada pemakaian gula.

4. Penyajian gulai dan gule
Gulai paling enak disantap dengan nasi hangat. Tanpa pelengkap apapun rasanya sudah enak. Paling hanya menambahkan sambal ijo atau sambal merah khas Sumatera.

Pada gule, pendampingnya lebih banyak karena biasanya ditambahkan sambal kecap rawit, kerupuk, dan jeruk nipis. Penggunaan jeruk nipis bertujuan supaya aroma daging kambing tidak prengus dan rasa gule jadi lebih segar.

5. Gulai unik dari Minang

Gulai TambusuGulai Tambusu Foto: dok. detikFood

Jika gule hanya identik dengan sapi dan kambing saja, pada gulai variannya lebih banyak. Dari tanah Minangkabau, ada beberapa gulai yang menarik perhatian.

Misalnya gulai tambusu yang berbahan utama usus sapi. Seperti sosis, usus sapi diisi adonan telur dan tahu. Lalu ada gulai masin yang isiannya ikan tongkol, tenggiri, atau mas. Gulai ini rasanya lebih gurih dan agak manis.

Baca Juga: 7 Jenis Gulai Enak dari Minang, Mana yang Kamu Suka?



Simak Video "Bikin Laper: Pedas Manis Tteokbokki Skewer untuk Menu Berbuka"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com