Susu Palsu dari Bubuk Suplemen Akibatkan Kepala Anak-anak Membesar

Sonia Basoni - detikFood Jumat, 15 Mei 2020 11:30 WIB
- Foto: Istimewa
Jakarta -

Banyak anak-anak di China yang kepalanya membesar secara tiba-tiba, usai meminum susu palsu yang ternyata bubuk minuman suplemen.

Pemerintah China tengah mengawasi Provinsi Hunan karena kasus tersebarnya bubuk susu palsu. Di mana banyak ibu yang membeli formula susu bubuk di pasaran, namun mengeluhkan kepala anak mereka yang tiba-tiba membesar setelah meminum susu.

Baca Juga: Susu Bukan Satu-satunya Makanan Sumber Kalsium

Dilansir dari Global Times (14/05), pihak berwenang setempat mengumumkan bahwa tidak ada rumah sakit atau dokter yang terbukti terlibat dalam kasus ini.

-- Foto: Istimewa

Semuanya berawal dari laporan lima orangtua yang ada di Yongxing, Chenzhou setelah mereka menemukan anak mereka mengalami ecsema, penurunan berat badan, hingga bentuk kepala yang membesar.

Semua anak-anak yang mengalami gejala ini sebelumnya meminum bubuk susu yang dibeli orangtua mereka. Para orangtua mengaku bahwa mereka membeli produk susu bubuk yang diklaim sebagai bubuk susu terbaik untuk anak-anak yang memiliki alergi.

Anehnya dalam produk susu tersebut terdapat label 'solid drink'. Ketika orangtua bertanya, penjual susu tersebut mengatakan bahwa itu adalah nama lain dari susu.

-- Foto: Istimewa

Brand susu palsu yang tidak disebutkan namanya ini menjual satu kaleng bubuk susu dengan harga 298 yuan (Rp 627,030).

"Meski harga produk susu ini dua kali lebih mahal dari susu biasa, tapi saya tetap membelinya untuk anak saya," tutur Zhu salah satu orang tua yang membeli susu ini.

Zhu melaporkan bahwa anaknya sudah mengonsumsi 89 kaleng bubuk susu ini selama dua tahun terakhir. Ketika meminumnya anaknya sering batuk-batuk.

Anaknya ini baru berusia 3 tahun dengan berat kurang dari 15 kg, rambutnya juga berubah menjadi kuning. Anaknya ini didiagnosa dokter kekurangan vitamin A dan B.

-- Foto: Istimewa

Tentu saja banyak orangtua yang menuntut perusahaan susu ini. Namun pihak toko yang menjual produk ini mengatakan, bahwa produk tersebut diproduksi untuk suplemen anak-anak dengan alergi.

Padahal pihak perusahaan produk ini mengatakan bahwa produksi suplemen ini sudah dihentikan sejak 2019 lalu. Minuman ini bisa diminum oleh semua usia, tapi pihak perusahaan tidak tahu apakah produk ini dijual diam-diam untuk anak-anak yang memiliki alergi terhadap susu.

Hingga saat ini kasusnya masih dalam penanganan pihak berwajib. Pemerintah setempat mengatakan bahwa semua rumah sakit akan menyediakan layanan kesehatan gratis untuk anak-anak yang terlanjur meminum produk ini.

Baca Juga: Sehatkah Minum Susu di Pagi Hari Saat Perut Kosong?



Simak Video "Nyobain Kue Pukis KFC, Rasanya Premium Banget!"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)