Sambal Tempoyak Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Ini 5 Kuliner Palembang Lain

Devi Setya - detikFood Selasa, 15 Okt 2019 15:15 WIB
Halaman 2 dari 6
Foto: detikFood/Duo Nenek

1. Tempoyak


Sambal tempoyak sudah jadi olahan tradisional yang dibuat turun temurun masyarakat Palembang dan beberapa daerah Sumatera Selatan. Baru-baru ini tempoyak menerima penghargaan dalam kegiatan Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Tak Benda. Tentu saja ini menjadi satu kebanggaan masyarakat Palembang.

Tempoyak sendiri adalah sebutan untuk buah durian yang difermentasi. Proses pembuatan tempoyak diawali dengan mengambil bagian daging durian lalu ditaburi sedikit garam dan disimpan selama beberapa hari dalam wadah tertutup.

Setelah durian berubah menjadi asam, barulah bisa dijadikan bahan baku untuk membuat sambal. Tempoyak yang lembut ini siap dicampurkan dengan cabai dan bumbu lain untuk diolah lagi menjadi hidangan.

Masyarakat Palembang biasa mengolah ikan dan ayam dengan bumbu sambal tempoyak ini. Tak hanya populer di Palembang, tempoyak juga jadi makanan khas di Bengkulu, Lampung, Jambi bahkan Kalimantan.

Baca juga : Ini 4 Sajian Bersantan Khas Palembang yang Cocok Dipadu dengan Ketupat!

(dvs/odi)