5 Fakta Bisnis Replika Makanan yang Bernilai 1,2 T di Jepang

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 16 Sep 2019 13:48 WIB
Halaman 4 dari 6
Foto: iStock/Istimewa

3. Ongkos pembuatan mahal
Seperti halnya karya seni, harga replika makanan mahal. Bisa dihitung berdasarkan tiap jenis bahan makanan atau keselurhan suatu hidangan. Beberapa harganya bisa mencapai ratusan dollar. Dikutip dari Business Insider (16/9), harga replika makanan secara umum bisa mencapai 10 kali lebih mahal dibanding makanan aslinya.

Pembuatan replika makanan dengan tangan benar-benar butuh ketelitian. Diawali dengan pembuatan PVC menjadi model hidangan lalu dipanggang dalam suhu tinggi. Proses berlanjut dengan melukis dan airbrush replika makanan yang dilakukan satu per satu hingga menghasilkan tampilan hidangan yang super mirip.

Replika makanan juga dibuat dalam versi mini untuk oleh-oleh. Ada gantungan kunci hingga casing flashdisk yang terlihat realistis dan jadi buruan para turis. Dikutip dari Vice (16/9), oleh-oleh ini mudah ditemui di Gujo Hachiman yang menjadi destinasi wisata banyak turis. Di sini mereka bisa ikut workshop membuat sampuru atau replika makanan sendiri. Hasilnya nanti bisa dibawa pulang.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com