Ini Alasannya Jamur Truffle Harganya Selalu Mahal di Dunia

Shara Azzhara - detikFood Selasa, 16 Apr 2019 11:20 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Jika menemukan menu dengan jamur truffle asli di restoran, harganya pasti selangit. Ada sebabnya jamur dengan julukan 'intannya dapur' ini bisa sangat mahal.

Jamur truffle merupakan jenis jamur langka yang tumbuh di bawah tanah. Meskipun sejenis, namun truffle berbeda dengan jamur. Jamur dapat tumbuh dan dibudidayakan di ruang terbuka, sedangkan truffle hanya dapat tumbuh dalam kegelapan.

Baca juga: Pangeran Philip Panen Jamur Truffle 'Black Diamonds' Berharga Fantastis

Ini Alasannya Jamur Truffle Harganya Selalu Mahal di DuniaFoto: Istimewa/DailyMail

Meskipun tumbuh dengan cara yang sama, jamur truffle memiliki beberapa jenis. Beberapa yang paling dikenal adalah winter white, winter black, muscat black, musky black, Chinese black, Himalayan black, summer black, autumn black, dan white truffle. Bahkan terdapat lebih banyak lagi jenis jamur truffle, namun tidak semuanya dapat dikonsumsi. Jamur truffle jenis tertentu memiliki rasa yang buruk atau tidak berasa sama sekali.

Lantas, mengapa jamur truffle sangat mahal harganya? Alasan pertama karena truffle hanya dapat tumbuh dengan kondisi tanah dan udara tertentu. Truffle biasanya tumbuh di tempat dengan suhu yang lembab dan hangat pada siang hari dan dingin dimalam hari.

Jamur truffle juga hanya tumbuh di jenis pohon tertentu seperti pohon pinus, ek, dan hazel. Daerah-daerah di Italia dan Prancis dikenal sebagai habitat yang baik bagi truffle, namun beberapa jenis juga tumbuh di Pasifik Barat Laut dan Australia. Jamur ini tumbuh dengan lambat, memiliki musim yang singkat, dan tidak tahan lama ketika sudah diangkat dari tanah. Beberapa penelitian mengemukakan bahwa jamur truffle membutuhkan waktu selama 4-6 tahun untuk tumbuh.

Ini Alasannya Jamur Truffle Harganya Selalu Mahal di DuniaFoto: Istimewa/DailyMail

Baca juga: Kabar Buruk! Jamur Truffle Akan Punah Karena Perubahan Cuaca

Setelah tumbuh, tahap selanjutnya adalah menemukan letak truffle. Pemburu jamur truffle dibantu oleh binatang dengan indera penciuman yang tajam untuk menemukannya. Saat memasuki tahap dewasa, jamur truffle secara alami akan mengeluarkan aroma yang dapat menarik hewan tertentu seperti babi.

Meski pun membantu, babi juga menimbulkan masalah karena kerap memakan truffle yang ditemukan. Karenanya, para pembudidaya truffle melatih anjing untuk berburu. Belum selesai sampai di situ, ketika sudah di temukan, tanah akan digali dengan hati-hati untuk mengangkat trufflenya. Beragam proses yang dilakukan dengan sangat hati-hati membuat harga jamur ini sangat tinggi.

Ini Alasannya Jamur Truffle Harganya Selalu Mahal di DuniaFoto: Istimewa

Konsumen mendeskripsikan bahwa jamur truffle memberikan rasa umami dan sedikit aroma jamur yang lezat. Namun perlu diingat bahwa semakin lama truffle disimpan, semakin berkurang rasanya. Rasa yang khas membuat orang rela merogoh kocek yang tinggi untuk menikmatinya.

Meski begitu, tidak semua harga truffle setara. Jamur ini yang paling rendah harganya adalah jenis black truffle karena durasi panennya yang lebih lama, dapat dibekukan, dan tidak selangka jenis yang lain. Sementara, rekor harga tertinggi dipegang oleh white truffle. White truffle sangat langka dan tidak mudah diawetkan serta mengandung rasa yang sangat kuat. White truffle Eropa dibandrol seharga USD 3600 atau sekitar Rp 50,6 juta per 450 gram.

Baca juga: Mewah! Resto Cepat Saji Ini Hadirkan Oyakodon Bertabur Jamur Truffle

(adr/odi)