Yang Enak di Bogor

Gurih Hangat Bubur Kabita yang Sudah Ada Sejak 1971

Devi Setya - detikFood Jumat, 05 Apr 2019 12:40 WIB
Foto: Devi S. Lestari/detikfood Foto: Devi S. Lestari/detikfood
FOKUS BERITA Yang Enak di Bogor
Jakarta - Beberapa bubur ayam sudah puluhan tahun ada di Bogor. Salah satunya bubur Kabita. Semangkuk bubur ayam hangat semakin enak disantap dengan aneka sate.

Berlokasi di Jalan Gunung Batu No. 67, Bogor, kedai bubur Kabita siap memanjakan lidah foodies dengan bubur lembut yang gurih. Bubur di sini terbilang sederhana namun jadi favorit banyak orang karena rasanya yang klasik namun sedap.

Kabita sendiri adalah bahasa Sunda yang artinya "tergoda" atau "jadi kepingin." Sesuai dengan namanya, bubur ini terbukti selalu membuat pembelinya ketagihan dan ingin kembali.
Gurih Hangat Bubur Kabita yang Sudah Ada Sejak 1971Foto: Devi S. Lestari/detikfood

Baca juga : Ini 5 Bubur Ayam Legendaris yang Enak dengan Topping Komplet

Bubur ayam ini pertama kali dijajakan oleh Alm. H. Loekman sejak tahun 1971. Setelah H. Loekman tutup usia di tahun 2008, usahanya ini dilanjutkan oleh sang anak.

Dahulu H. Loekman menjajakan bubur dengan gerobak sederhana namun lambat laun usahanya berkembang hingga ia mampu menyewa sebuah lapak sederhana.

Sejak dahulu, menu yang ditawarkan tak berubah yakni bubur ayam. Semangkuk bubur ayam ala Kabita ini berisi bubur nasi, ayam suwir, kacang kedelai goreng, seledri dan bawang goreng. Yang menjadi kunci kelezatan bubur ini adalah kecap asin dan kuah kaldu kecokelatan.
Gurih Hangat Bubur Kabita yang Sudah Ada Sejak 1971Foto: Devi S. Lestari/detikfood

Makin enak lagi, bubur juga dibubuhi lada bubuk yang membuat rasanya sedikit pedas. Kalau suka pedas, bisa tambah sambal yang disajikan terpisah, sambal ini membuat rasa bubur makin nikmat.

Resep bubur ini terus dijaga secara turun temurun, jadi tak heran kedai bubur Kabita selalu ramai disambangi pembeli yang kangen rasa bubur Bogor klasik. Jenis bubur nasinya tidak encer berarit tetapi kental dan butir nasinya masih terlihat.

Seporsi bubur dibanderol dengan harga Rp 11 ribu. Selain bubur, ada juga lauk pelengkapnya yakni aneka sate mulai sate ati, ampela, usus dan telur puyuh.

Kalau tak mau makan bubur, di sini juga ada menu soto ayam. Seporsi soto ayam ini tak kalah sederhana, isiannya suun, irisan kol dan ayam suwir. Semuanya diguyur kuah kaldu kuning dengan rasa gurih yang tipis-tipis.

Bubur Kabita ini buka setiap hari mulai pukul 06.00-24.00 jadi bubur ini bisa jadi menu sarapan maupun pengganjal perut saat malam.
Gurih Hangat Bubur Kabita yang Sudah Ada Sejak 1971Foto: Devi S. Lestari/detikfood

Baca juga : Lembut Gurih Bubur Ayam Landmark Jadi Favorit di Kawasan Sudirman

Selain Bubur Kabita, di Bogor juga ada Bubur Ayam Tirza yang sudah ada sejak 1989. Bubur gaya china ini disajikan gurih tanpa kuah dengan taburan ayam dan pangsit goreng berlimpah. Bubur ini berlokasi di Jalan Padjajaran, Bogor.

Nah, kalau melintas di Jalan Suryakencana jangan lupa mampir ke kedai bubur Pak Oman. Bubur ayam legendaris ini berjualan setiap pagi dan pembelinya harus rela antre.

Kalau tergoda sarapan Bubur Pak Oman, usahakan datang pagi hari karena bubur ini akan habis dalam 2 jam sejak Pak Oman datang. Makan bubur makin enak dengan tambahan sate paru hingga sate jantung ayam yang gurih.

(dvs/odi)
FOKUS BERITA Yang Enak di Bogor