Lezat dari Ranah Minang

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang Sedap

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 05 Mar 2019 18:45 WIB
Foto: Instagram sambal_makkot Foto: Instagram sambal_makkot
Jakarta - Kelezatan rendang daging sudah diakui dunia. Padahal ranah Minang punya ragam kreasi rendang. Seperti rendang itik, belut hingga rendang ikan tuna.

Selain daging sapi, ada banyak sumber hewani yang bisa dibuat rendang. Mulai dari ikan hingga unggas, berikut 5 bahan yang bisa dijadikan rendang lezat.

1. Itik/bebek

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang SedapFoto: Instagram jordan_lucas_jai

Rendang bebek atau itik memang tidak mudah dijumpai di ibukota. Tapi biasa dimasak oleh warga Minang. Rasar rendang ini tentu berbeda dibanding rendang daging. Meskipun racikan bumbu yang digunakan terbilang sama. Hanya saja, rasa daging itik yang gurih makin sedap dipadu dengan bumbu rendang kental.

Baca juga: Lamak Bana Rendang dari Ranah Minang yang Diakui Dunia

2. Ikan tuna

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang SedapFoto: Instagram hasyiemofi

Ikan tuna tak hanya enak digoreng balado, tapi juga enak dijadikan rendang. Di wilayah Sumatera Barat, ikan tuna lebih populer dengan nama 'ikan sisiak'. Ikan ini punya daging yang tebal sehingga tak mudah hancur saat dijadikan rendang. Tekstur dagingnya semakin lama dimasak justru semakin memadat.

Rendang ikan tuna hadir bagi penyuka ikan. Soal rasa, rendang ikan tuna tak kalah enak dibanding rendang daging. Selain ikan tuna, ikan haruan hingga ikan tongkol juga enak dimasak dengan bumbu rendang.

3. Udang

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang SedapFoto: Instagram yuli_dya

Seafood seperti udang juga tak kalah nikmat dimasak dengan bumbu rendang. Akan ada rasa gurih seafood dalam bumbu rendang jika Anda membuat rendang udang. Daging udang yang kenyal dan tebal paling pas dipadu dengan bumbu rendang basah.

4. Belut

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang SedapFoto: Instagram mildarenikitchen

Rendang belut mudah ditemui di wilayah Batusangkar, Sumatera Barat. Sajian ini biasanya dimasak saat acara adat besar seperti Batuka Tando alias pertemuan dua keluarga sebelum pernikahan digelar.

Belut sebelumnya digoreng sebentar hingga daging belut empuk. Tak sama seperti rendang daging biasa, rendang belut justru dipadu dengan empat jenis daun. Mulai dari daun kedondong, daun asam kesambi, palem-palem, daun ayang-ayang, dan daun surian. Tak heran kalau rendang belut punya rasa gurih sedikit asam.

5. Ayam

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang SedapFoto: Ucu Ipin

Potongan daging ayam yang biasa dijadikan ayam goreng juga bisa dijadikan rendang. Rendang ayam mudah dijumpai di penjual aneka rendang online. Tapi biasanya dijual dalam bentuk ayam suir. Bumbu rendangnya sendiri bisa dipilih sesuai selera. Ada bumbu rendang basah dan bumbu rendang kering.

Baca juga: Induk Masakan Indonesia yang Kelezatan Rasanya Diakui Dunia

6. Lokan

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang SedapFoto: Instagram sambal_makkot

Rendang kerang atau lokan merupakan rendang khas Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Lokan sendiri sejenis kerang yang mirip seperti kerang hijau dan tiram namun memiliki cangkang yang lebih besar kehitaman.

Kerang yang memiliki daging lebar dan tebal ini mudah ditemui di wilayah Painan dan Pariaman. Rendang lokan memiliki memiliki tekstur yang kenyal. Ohya, hanya daging lokan saja yang diolah menjadi rendang.

7. Jeroan sapi

Tak Hanya Rendang Daging, Ada Rendang Itik, Belut hingga Lokan yang SedapFoto: Instagram bluntashitz

Selain daging sapi, jeroan sapi juga enak dipadu bumbu rendang. Salah satunya paru. Potongan paru sapi berbumbu yang sudah digoreng kering paling enak disandingkan dengan bumbu rendang kering sehingga tekstur paru sapi tetap renyah. Tapi beberapa orang juga menyukai rendang paru bumbu basah. Berbeda dengan paru sapi, potongan ati sapi justru enak dimasak dengan bumbu rendang basah. (dwa/odi)