Siapa Berani Coba? Camilan Ini Dimakan Bersama Apinya

Devi Setya - detikFood Jumat, 02 Nov 2018 16:30 WIB
Foto: Istimewa/Youtube
Jakarta - Jangan ngaku pencinta makanan ekstrem kalau tak berani mencoba camilan asal India ini. Makanan ini harus disantap dengan api berkobar. Berani coba?

Kudapan ini adalah paan, makanan tradisional asal India yang diracik dari berbagai bahan. Biasanya paan dinikmati setelah menyantap makanan berat dan dipercaya bisa memperlancar pencernaan.
Siapa Berani Coba? Camilan Ini Dimakan Bersama ApinyaFoto: Istimewa/Youtube
Baca juga : Ini Alasannya Mengapa Masakan India Rasanya Unik

Bahan utama paan ini adalah selembar daun sirih yang diberi berbagai isian mulai kacang, adas, kapulaga, buah-buahan, cokelat bahkan daging. Di India, ini adalah snack yang mudah ditemui di manapun.

Tapi ada yang unik dari sajian ini, paan mengalami perubahan menjadi kudapan yang ekstrem. Brijnandan Signh mengubah paan biasa menjadi luar biasa dengan tambahan api. Seperti apa?

Signh adalah pemilik kedai paan street food yang ada di New Delhi. Kedai ini sudah dijalankan oleh kakek Signh sejak 1950.
Siapa Berani Coba? Camilan Ini Dimakan Bersama ApinyaFoto: Istimewa/Youtube

Lewat video di Youtube Great Big Story, Signh mengatakan paan bisa dibuat dengan berbagai varian, ada meetha paan yang manis, sada paan yang plain dan beragam varian rasa lainnya. Ada cokelat, butterscotch, fruit and nut, black currant hingga strawberry.

Setelah diracik, paan tak bisa langsung disantap. Paan disulut api terlebih dulu lalu disuapkan pada pembeli. Proses ini berjalan dengan cepat namun sensasi menyantapnya pasti tak akan terlupakan.
Siapa Berani Coba? Camilan Ini Dimakan Bersama ApinyaFoto: Istimewa/Youtube

Baca juga : Yuk, Cicipi Makanan India yang Rendah Kalori Ini!

Paan dengan api langsung masuk ke dalam mulut, hal ini ternyata yang jadi saya tarik bagi para pembeli.

Lantas, apakah aman menyantap api?

Signh menegaskan jika fire paan ini aman dimakan, meskipun berkobar api tapi api akan langsung padam begitu masuk ke dalam mulut. Rasa paan mungkin menjadi sedikit agak pahit karena terbakar.

Saking ramainya, kedai milik Signh ini setiap harinya didatangi 200 hingga 250 orang. Orang-orang ini biasanya juga selalu datang lagi membawa teman atau keluarganya untuk mencoba paan.

Nah bagaimana, Anda berani mencobanya?

(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com