Teh Klasik hingga Kekinian

Mengintip 12 Tradisi Minum Teh di Tibet, Argentina hingga Irak (1)

Lusiana Mustinda - detikFood Kamis, 01 Mar 2018 16:10 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Minum teh menjadi ritual di banyak negara. Jenis teh yang diseduh juga beragam. Yuk, intip bagaimana tradisi minum teh di banyak negara.

Menurut sejarah, tradisi minum teh sudah ada sejak 2737 SM. Ketika kaisar China Shennong menemukan ada daun kering dari tanaman yang jatuh ke dalam secangkir air hangatnya. Sejak saat itu, kebiasaan minum teh menyebar ke seluruh dunia. Dan resepnya serta pengolahannya pun berkembang.

Dikutip dalam Mental Floss, berikut ini beberapa tradisi minum teh di banyak negara yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: Ini Sebabnya White Tea Populer dan Harganya Mahal

1. Maroko

Mengintip 12 Tradisi Minum Teh di Tibet, Argentina hingga Irak (1)Foto: Istimewa

Racikan teh yang biasa diseduh di negara ini adalah campuran mint, daun teh hijau dan ditambahkan dengan sedikit gula, teh Touareg (yang dikenal juga sebagai Maghrebi mint tea). Diseduh dengan menggunakan air hangat, racikan teh ini dituang ke gelas kecil dan disajikan tiga kali untuk para tamu.

Setiap kali penyajian rasanya sedikit berbeda. Ada peribahasa yang mengatakan bahwa,"Gelas pertama sama lembutnya dengan kehidupan, kedua sama kuatnya dengan cinta dan yang ketiga sama pahitnya dengan kematian." Jika Anda menolak salah satu penyajiannya, ini dianggap tidak sopan.

2. Tibet

Mengintip 12 Tradisi Minum Teh di Tibet, Argentina hingga Irak (1)Foto: iStock

Lupakan perdebatan antara susu atau lemon. Bagaimana jika tehnya dipadukan dengan butter? Teh ini disebut dengan Po cha, ini merupakan tradisional teh asal Tibet yang diracik dengan cara direbus dengan teh hitam Pemagul dalam wadah berbahan batu bata merah selama satu berjam-jam.

Kemudian, susu, garam dan butter ditambahkan dan diaduk menjadi satu. Perpaduan semua bahan ini disebut memiliki konsistensi seperti sup dengan rasa yang unik. Biasanya sajian teh ini disajikan saat cuaca dingin atau orang-orang yang ada di daerah dataran tinggi.

3. India

Mengintip 12 Tradisi Minum Teh di Tibet, Argentina hingga Irak (1)Foto: Istimewa

Negara ini menjadi produsen dan konsumen teh terbesar. Namun, dari semua varian yang ada, negara ini punya teh paling populer yaitu chai. Chai blend ini dibuat dari campuran daun teh hitam dengan campuran rempah seperti kayu manis, jahe, biji pala, cengkeh, kapulaga dan lada.

Meskipun resep di setiap daerah bervariasi, teh berempah ini adalah minuman klasik yang sehari-hari dinikmati di rumah, suguhan untuk tamu hingga di pinggir jalan. Secara tradisional, minuman ini disajikan dalam gelas tanah liat kecil yang dibuat oleh orang lokal. Beberapa orang menganggap debu dari cangkir tanah liat ini menjadi bahan penting untuk mendapatkan citarasa yang sebenarnya.

4. Argentina

Mengintip 12 Tradisi Minum Teh di Tibet, Argentina hingga Irak (1)Foto: Istimewa

India punya Chai, sedangkan Amerika Selatan memiliki yerna mate atau ramuan teh yang dibuat secara turun-temurun. Disebut dengan "minuman para dewa", ini adalah minuman yang selalu dinikmati orang Argentina. Racikan teh ini disiapkan dalam panci kecil atau dinamakan dengan labu calabaza yang telah dikeringkan dengan sedotan khusus yang dibuat dari bahan logam. Secara tradisional, yerba mate disajikan tanpa pemanis, namun anak muda sering menambahkannya dengan gula atau madu.

5. Rusia

Mengintip 12 Tradisi Minum Teh di Tibet, Argentina hingga Irak (1)Foto: Istimewa

Minum teh di Rusia memang sangat lekat dengan pendamping makanan. Seduhan daun teh diseduh dalam wadah logam kecil yang disebut dengan samovar. Di dalam wadah ini, seduhan tehnya akan sangat kuat dengan warna cokelat pekat kemudian disajikan dalam cangkir besar. Orang Rusia biasanya menikmati teh hitam, akan tetapi tuan rumah akan menawarkan susu dan gula serta makanan ringan.

Teh yang dinamakan dengan zavarka ini jika tak disajikan dengan cookies, crackers atau makanan ringan lainnya dianggap sangat kasar.

6. China

Mengintip 12 Tradisi Minum Teh di Tibet, Argentina hingga Irak (1)Foto: Istimewa

Gongfu Tea merupakan upacara teh tradisional di China. Prosesnya sangat rinci hingga desain yang rumit pada teko dan cangkir pun jadi daftar penting. Ritual ini melibuatkan beberapa peralatan, mulai dari saringan, penjepit, handuk teh hingga "cangkir aroma" yang hanya digunakan untuk menghirup aroma teh.

Upacara ini merupakan simbol penghargaan tertinggi pemilik rumah terhadap tamunya. Dengan menggunakan teh khas China seperti teh Oolong atau Pu'er, sebelum menyeduh teh pemilik rumah akan membersihkan cangkir-cangkir teh menggunakan air panas yang dituang beberapa kali di atas papan kayu.

Baca juga: Beda dengan China, Jepang Hasilkan Ragam Teh Hijau Unik dan Berkualitas (lus/odi)