Ini Cerita Dibalik Film Kuliner 'Knife Skills' yang Libatkan Para Mantan Narapidana

Ini Cerita Dibalik Film Kuliner 'Knife Skills' yang Libatkan Para Mantan Narapidana

Lusiana Mustinda - detikFood
Jumat, 26 Jan 2018 15:30 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Sutradara Thomas Lennon bercerita tentang pembuatan film terbarunya. Mantan narapidana berperan sebagai chef ahli dalam film dokumenter 'Knife Skills'.

Thomas Lennon merupakan teman baik dari David Waltuck, mantan chef Chanterelle yang sekarang tutup. Chanterelle ialah restoran Prancis terkenal di New York. Pada bulan September tahun 2013, Lennon menghadiri pesta makan malam yang diselenggarakan oleh Waltuck, dimana ia duduk dekat dengan Brandon Chrostowski.

Baca juga: Tidak Memasak, Kali Ini Gordon Ramsay Bintangi Film Dokumenter Bisnis Narkoba

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari perbincangannya tersebut, dirinya pun akhirnya terfikirkan untuk membuat sebuah film dokumenter mengenai restoran Prancis dan para chefnya. Tak lama, dirinya pun langsung memutuskan untuk pergi ke Cleveland dan memulai syuting 'Knife Skills' yang telah dinominasikan untuk Oscar dalam kategori Documentary Short Subject.

Ini Cerita Dibalik Film Kuliner 'Knife Skills' yang Libatkan Para Mantan NarapidanaFoto: Istimewa

Dikutip dalam Food and Wine (24/01), ini adalah kali keempat Lennon dinominasikan untuk Academy Award. Ia pernah memenangkan Oscar untuk film pada tahun 2007 dengan judul 'The Blood of Yingzhou District'. Dengan film 'Knife Skills', Lennon mengundang penonton ke dalam sebuah cerita yang di dalamnya terdapat 120 tahanan narapidana yang baru saja dibebaskan dan masuk ke restoran Chrostowski, Edwin's sebagai pemain tanpa pengalaman sama sekali di dapur.

Mereka menjalani pendidikan ketat yang dipimpin oleh kepala chef Edwin Gilbert dan sous chef Gerry. Kurikulumnya mencakup geografi (mereka harus menghafal daerah Prancis), kosa kata Prancis dan teknik memasak selama enam minggu. Seluruh program pelatihan berlangsung selama enam bulan, dimana trainee bekerja sebagai chef, host, server dan sommeliers sampai mereka lulus.

Banyak dari mereka yang gugur dan bahkan ada yang kembali ke penjara karena terjerat hukum sebelum mereka menyelesaikan program. Lennon menyebut dirinya beruntung bertemu dengan Chrostowski bahkan sebelum dia membuka restoran dan dapat memfilmkan kelas pertama trainee sekaligus pembukaan restoran. Ketika ia terbang ke Cleveland untuk pertama kalinya, Chrostowski dan beberapa relawan masih melukis dinding restoran.

"Sekarang saya benar-benar menganggapnya sebagai teman tapi selama pembuatan film kami memiliki hubungan yang sulit. Pada satu titik dia hampir meninju saya," kata Lennon kepada Food and Wine.

Ini Cerita Dibalik Film Kuliner 'Knife Skills' yang Libatkan Para Mantan NarapidanaFoto: Istimewa

Baca juga: Inilah 10 Film yang Perlu Ditonton Para Pencinta Kuliner (1)

Lennon menyebut "kagum" dengan filmnya tapi sama sekali bukan "promosi". Sebaliknya, film ini membuat Anda bertukar ke dunia yang tidak mungkin Anda ketahui. Salah satu konflik utama dari film adalah ketika orang-orang yang sebelumnya dipenjara memasuki dunia kuliner Prancis yang elegan. Inilah salah satu aspek dari Edwin yang menggelitik Lennon.

"Sebagian besar pria dan wanita yang berasal dari latar belakang yang sangat kasar, tiba-tiba masuk ke dunia ini," lanjut Lennon.

'Knife Skills' hampir sama seperti Chef's Table yang menyoroti restoran berbintang Michelin yang dioperasikan oleh selebriti chef dan hanya bisa diakses oleh orang kaya. Dengan dapur yang tak terlalu besar, Lennon menangkap kekuatan restoratif dalam memasak.

(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads