ADVERTISEMENT

Mantap! Sate Ayam Parapat Sudah Eksis di Pangandaran Sejak 1990-an

Aldi Nur Fadillah - detikFood
Rabu, 31 Agu 2022 13:00 WIB
Sate Ayam Parapat.
Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar
Pangandaran -

Sate ayam jadi makanan sejuta umat di Indonesia yang penjualnya tersebar dimana-mana. Di Pangandaran, coba cicipi Sate Ayam Parapat yang legendaris karena sudah ada sejak tahun 1990-an!

Kulineran di Pangandaran tak hanya bisa menjajal seafood, tapi juga sate ayam legendaris berlumur bumbu kacang yang berlimpah. Rasanya gurih creamy karena memakai rempah yang lengkap.

Adalah Sate Ayam Parapat yang sudah eksis di Pangandaran sejak 1990-an. Kini penjualnya sudah generasi kedua yaitu Idin (52). Ia mewarisi usaha kuliner ini dari orang tuanya.

Baca Juga: 5 Oleh-oleh Khas Pangandaran, Ada Ikan Asin hingga Jus Honje Segar

Nama Sate Parapat sendiri unik. Rupanya diambil dari lokasi Idin berjualan yang berada di perempatan antara menuju Pantai Timur dan Barat Pangandaran.

"Dulu orang tua lama mangkal di parapatan ini dengan gerobak. Awalnya sih tidak ada nama khusus. Bahkan nama Sate Ayam Parapat lahir dari para pembeli yang semulanya perempatan disingkat parapat," ucapnya saat ditemui detikJabar, Senin (29/8/2022).

Sate Ayam Parapat.Sate Ayam Parapat yang legendaris di Pangandaran. Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar

Kenikmatan Sate Ayam Parapat milik Idin ada dalam penyajian bumbu kacangnya yang melimpah. "Bumbu sate kita pasti berbeda dengan bumbu sate lainnya, dari mulai rempahnya muncang (kemiri), kacang, bawang, tidak ada pengurangan takar resep, meskipun harganya sedang mahal," ucapnya.

Secara tekstur, sate ayamnya sama dengan yang lain. Namun ayamnya terasa lembut dan tidak bau anyir.

Rahasia keempukan sate ayam ini ada pada pemilih ayam betina karena dagingnya dikenal lebih empuk. Selain itu, saat dibersihkan, daging ayam juga disimpan beberapa menit dengan dibungkus daun pepaya. Tujuannya agar empuk dan tidak bau amis.

Baca Juga: Tinggal di Pangandaran, Bule Kanada Ini Punya Kebun dan Sawah Luas

Laris! Sate Pertok Langganan Ahmad Dhani Laku 10 Ribu Tusuk SehariSate Parapat bisa jual hingga 2.000 tusuk sate per hari. Ilustrasi: detikfood

Idin mengaku sehari bisa menghabiskan 600 tusuk sate ayam dari pukul 10.00-23.00 WIB malam. "Kalau hari-hari biasa capai 500-600 tusuk. Sedangkan weekend bisa mencapai 2.000 tusuk," katanya.

Selain di Parapat, Idin buka cabang di kawasan Pananjung, Pangandaran. Lokasi ini masih berada di kawasan objek wisata Pangandaran.

Satu tusuk sate dihargai Rp 1.500. Agar kenyang, bisa menggunakan nasi ataupun ketupat sebagai pelengkapnya. "Kalau paket makan di tempat satu porsinya Rp 20.000, bisa pake nasi ataupun kupat semacam lontong," ucapnya.

Di mana lokasi tepatnya Sate Ayam Parapat? Baca artikel selengkapnya DI SINI.

Baca Juga: Sate Ayam Parapat yang Legendaris di Pangandaran



Simak Video "Battle Tampilan dan Rasa Sate Rp 165 Ribu dengan Rp 35 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT