ADVERTISEMENT

Gandeng UMKM, Resto Indonesia Premium Ini Ingin Masyarakat Lebih Maju

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 10 Jun 2022 17:45 WIB
Gandeng UMKM, Resto Indonesia Premium Ini Ingin Masyarakat Lebih Maju
Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jakarta -

Menggandeng pelaku UMKM diharapkan dapat membuat Indonesia jadi lebih baik dan masyarakatnya lebih maju. Restoran Indonesia ini coba mewujudkannya.

Demi mengangkat citra Indonesia, banyak cara bisa dilakukan. Salah satunya melalui pengembangan bisnis kuliner yang bisa mengangkat citra kuliner Indonesia ke mata dunia.

Tentunya untuk mendapatkan keberhasilan itu tidak bisa sendirian. Butuh kolaborasi dengan menggandeng seluruh pihak terkait untuk bangkit dan maju bersama.

Menyadari bahwa kuliner Indonesia tidak kalah dengan kuliner lainnya, Plataran yang identik dengan Indonesia, dan taglinenya A True Indonesia Icon, berusaha menciptakan sesuatu yang berbeda. Kali ini akan lebih banyak UMKM yang akan digandeng dan diajak bekerja sama.

Gandeng UMKM, Resto Indonesia Premium Ini Ingin Masyarakat Lebih MajuTak mau beerjalan sendiri, Plataran rencanakan gandeng lebih banyak UMKM untuk mengangkat kuliner Indonesia. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Dalam konferensi pers yang berlokasi di Plataran Menteng (9/6), Yozua Makes selaku CEO Plataran menyampaikan bahwa begitu banyak cara yang bisa dilakukan dengan menggandeng UMKM hingga masyarakat sekitar. Yozua bahkan membagikan momen berharganya ketika bertemu dengan sosok pedagang kecil di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

"Waktu itu saya pernah sedang lari pagi, kebetulan lihat salah satu penjual. Saya dekati dan saya bilang, "Ini kamu nggak bisa jualan kalau tempatnya kotor seperti ini, bagaimana pelanggan mau nyaman?" Sampai akhirnya saya bantu mereka, saya beri (tempat) di tempat kami. Itu kami sepenuhnya nggak jualan makanan, biarin buat mereka saja," kata Yozua.

Tidak hanya mendampingi mereka untuk menemukan pelanggan dan belajar mengelola sebuah bisnis, Yozua juga menyampaikan ada keinginan untuk membuat para pedagang kecil ini menjadi entrepreneur sejati. Memiliki mental yang kuat hingga kemampuan untuk bersaing antar bisnis secara sehat tanpa merasa iri satu sama lainnya.

"Saya juga sempat bilang kalau kami tidak selamanya bisa membantu terus, mereka juga harus mau bangkit dan berusaha. Mentalnya harus seperti entrepreneur, tidak boleh iri dengan bisnis kuliner yang lebih besar tetapi harus menjadikan itu sebagai motivasi mereka," lanjut Yozua.

Gandeng UMKM, Resto Indonesia Premium Ini Ingin Masyarakat Lebih MajuYozua makes juga menyampaikan bagaimana kehadiran UMKM dan masyarakat sekitar menjadi upaya pengembangan pertama sebelum berdirinya Enam Langit by Plataran. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Sebagai sosok yang hobi traveling bahkan tak sungkan untuk berkeliling dengan motornya, Yozua juga menceritakan pengalamannya saat menyambangi suatu desa yang sangat membutuhkan uluran tangan di kawasan Borobudur. Lokasi wisata candi Borobudur yang bahkan tercatat dalam warisan dunia, sayangnya masih terlalu berpusat dan pengelolaannya belum memberikan dampak yang besar untuk masyarakat sekitar.

Sebelum mendirikan Enam Langit by Plataran yang ada di sekitar Bukit Menoreh tak jauh dari candi Borobudur, Yozua mengungkapkan kondisi yang ditemuinya. Desa yang tidak terlalu jauh dari wisata candi Borobudur ini justru banyak penduduknya yang mengalami kesulitan.

"Waktu saya sedang motoran itu sebelum ketemu Enam Langit, saya datang ke desanya kondisinya sangat terpencil dan masyarakatnya masih kekurangan. Sampai akhirnya saya berpikir untuk mengajak komunitas penduduk yang berawal dari kelompok ibu-ibu untuk mulai diberdayakan dan sampai sekarang kami berhasil membuat restoran Enam Langit yang dampaknya juga dirasakan masyarakat," kata Yozua.

Dalam pernyataannya, ia juga menambahkan bahwa keputusan yang tengah ramai diperbincangkan terkait tiket masuk candi Borobudur seharusnya menjadi momen yang bisa dimaksimalkan para pedagang makanan dan minuman. Mereka bisa berjualan di area sekitar pelataran candi atau warga desa sekitar dapat membangun UMKM untuk menarik perhatian wisatawan.

Dibantu dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Keuangan, serta beberapa lembaga terkait Yozua Makes menyampaikan langsung bahwa Plataran berharap dapat membantu lebih banyak masyarakat hingga desa-desa terpencil. Yozua juga menekankan bahwa Plataran tidak akan berhasil berdiri sendiri jika masyarakat tidak memiliki semangat untuk berkolaborasi dan maju bersama.



Simak Video " 3.000 Pedagang Mie dan Bakso Jalani Vaksinasi di Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT