Cicip Rice Box Berlauk Ikan Dori di Klaten, Harga Mulai Rp 13 Ribuan

Nada Zeitalini Arani - detikFood
Rabu, 16 Mar 2022 11:11 WIB
Cicip Ragam Menu Rice Box Made in Klaten, Harga Mulai Rp 13 Ribuan
Foto: Dok. Instagram/@sega_sendogarpu
Jakarta -

Menu nasi kotak (rice box) belakangan menjadi salah satu makanan yang digemari oleh banyak orang. Kemasannya yang praktis, porsi yang pas, serta rasanya yang enak menjadikan hidangan satu ini pilihan favorit banyak kalangan.

Tak heran, berbagai usaha kuliner rice box ini menjamur di berbagai daerah, salah satunya hadir di Klaten, Jawa Tengah. Bisnis ini dirintis oleh Gabey dan suaminya di masa pandemi yang diberi nama Sega SendoGarpu.

"Kami mulai dari sistem Pre-order (PO) sekitar Juli tahun 2020 lalu. Bulan Agustus mulai merambah layanan food delivery ojek online," tutur Gabey kepada detikcom.

Usaha kuliner yang dirintis Gabey bersama suami ini merupakan impian mereka berdua sejak sebelum menikah. Hal ini diakuinya baru terealisasi di masa pandemi karena banyak waktu luang.

"(Namun) bulan Juni 2021 suami saya harus kembali berlayar sehingga tinggal saya dan dibantu mertua untuk mengurusnya hingga saat ini," jelasnya.

Diketahui, bisnis Sega SendoGarpu ini setiap bulannya bisa menjual kurang lebih 200 ricebox dengan omzet mencapai Rp 3 jutaan. Adapun menu lauk yang dijual pada rice box-nya pun beragam, mulai dari ayam, ikan dori, dan tenderloin sapi. Harganya pun cukup hemat, mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 20 ribuan saja.

Hanya saja selama pembatasan kegiatan di masa pandemi membuat omzet bisnis Gabey ini cukup menurun. Terutama di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ia pun menyiasatinya dengan tetap melakukan strategi penjualan online dan offline, serta melakukan berbagai teknik promosi.

"Nggak cuma pakai micro influencer tapi pakai beragam sosial media untuk mempromosikan," tuturnya.

Untuk meningkatkan bisnis kulinernya, Gabey pun mengikuti program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' yang diadakan oleh detikcom dan Kraft Heinz Food Service. Dengan mengikuti program tersebut ia ingin mempelajari dunia bisnis kuliner dari yang lebih berpengalaman. Menurutnya program tersebut juga bagus setelah ia mengikutinya.

"Bagus, bisa memberikan insight kepada pebisnis baru dan meyakinkan bahwa apa yang mereka lakukan udah di jalur yang benar," ujarnya.

Ia pun berharap program seperti ini bisa terus diadakan untuk membantu para pebisnis, utamanya bisnis kuliner dalam mengembangkan usahanya.

(ads/ads)