Tawarkan Kualitas Premium, Frozen Food Ini Laku sampai Singapura

Muhamad Yoga Prastyo - detikFood
Kamis, 17 Feb 2022 13:02 WIB
Frozen Food O Chef Food House
Foto: Dok. Instagram/@ocheffoodhouse
Jakarta -

Frozen food kini merupakan salah satu produk makanan yang dicari banyak orang. Pengolahannya yang praktis membuat banyak orang memilih produk frozen food dibanding makanan olahan jenis lain.

Dengan banyaknya permintaan terkait frozen food, tak heran jika kemudian bisnis frozen food mulai menjamur. Salah satu pelaku usaha yang menjual produk frozen food yaitu Siska Fitrisyana dengan usahanya yang diberi nama O'chef Food House.

Siska mengungkapkan bisnis kuliner sebenarnya bukanlah bisnis yang ia geluti sebelumnya. Namun efek pandemi membuat usahanya menurun, sehingga ia memilih banting setir untuk menjalankan bisnis kuliner.

"Kita mulai usaha kuliner di bulan Juni. Pada saat itu frozen food lagi dicari banyak orang. Usaha kami lumayan ada perkembangan. Walau belum signifikan, tapi syukurlah bisa dapet orderan keluar kota dan malah sampai Singapura. Walaupun kami masih sistem pre-order (PO)," ujarnya kepada detikcom.

Usaha frozen food yang berdiri di Bandung itu pun mempunyai menu yang berbeda dari kebanyakan frozen food yang dijual di pasaran. Dengan mengusung konsep premium, menu yang tersedia O'chef Food House di antaranya Beef/Chicken Teriyaki, Beef/Chicken Yakiniku, Ayam Angus (Agus), Egg Chicken Roll, dan Chicken Nugget.

Selain itu, O'chef Food House pun menyediakan menu Rice Bowl. Uniknya, menu Rice Bowl buatan Siska ini mempunyai nasi yang dicampur bunga telang sehingga membuat nasinya berwarna biru dengan porsi yang banyak.

"Tapi di Maret 2021 ini, sepertinya frozen food mulai ada penurunan minat. Jadi kami mencoba membuat varian Rice Bowl. Tapi sistemnya masih PO, karena nasinya (berwarna biru) kami buat dari bunga telah. Dan lumayan ada prosesnya kalau dari bunga telang," jelasnya.

Dalam satu bulan, Siska mengaku produknya mampu terjual 100 hingga 120 pack. Dari penjualannya itu, ia bisa mendapatkan omzet Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per bulannya.

Namun karena penjualannya yang menggunakan sistem pre-order, ia mengaku belum bisa mendapatkan angka penjualan yang maksimal. Terlebih, usaha miliknya ini juga mengalami penurunan penjualan selama masa PPKM.

Untuk itu, ia mencoba untuk menjangkau pelanggan yang lebih banyak dengan menawarkan serangkaian promo menarik melalui akun Instagram @ocheffoodhouse. Untuk memudahkan pelanggannya, menu O'chef Food House juga kini dapat dipesan melalui Grab Food dan Go Food.

Guna meningkatkan pengetahuan dalam berbisnis, Siska juga mengikuti program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' dari detikcom bersama dengan Kraft Heinz Food Service. Menurutnya, program ini dapat membantunya untuk tetap survive di bidang kuliner.

"Saya ingin usaha kuliner saya menjadi lebih berkembang. Apalagi saya sama sekali bukan dari bidang kuliner. Jadi saya mau belajar tentang dunia kuliner dan mengembangkannya," ungkap Siska.

Siska berharap, keikutsertaannya di program ini dapat memotivasi dirinya untuk terus berinovasi. Khususnya dalam memberikan variasi produk makanan di O'chef Food House.

(akd/ega)