Gurih Hangat Nasi Grombyang Khas Pemalang yang Dikenal Sejak 44 Tahun Lalu

Robby Bernardi - detikFood Senin, 03 Jan 2022 08:00 WIB
Nasi Grombyang Khas Pemalang Foto: detikFood/Robby Bernardi
Jakarta -

Selain kondang dengan kuliner kepiting. Pemalang juga punya hidangan berkuah mirip soto dan sup, namanya Nasi Grombyang. Seperti ini lezatnya.

Nasi Grombyang merupakan semangkok kuah daging berbumbu rempah-rempah dengan sedikit nasi. Dengan banyak kuah daging ini, membuat nasi dan daging sapi akan mengapung-ngapung dan bergoyang saat dibawa, inilah yang disebut dengan 'grombyang' dalam bahasa Pemalang yang berarti mengapung dan bergoyang-goyang.

Salah satu warung Nasi Grombyang yang legendaris adalah Nasi Grombyang Haji Warso yang berada di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pelutan, Pemalang. Warung yang sudah ada sejak 1978 atau sejak 44 tahun lalu ini kini dikelola oleh anak yakni Imam Hidayat (36).

"Nasi Grombyang merupakan makanan khas sini (Pemalang), yang berupa nasi putih, yang dicampur banyak kuah yang berisi daging sapi dan bumbu rempah-rempah, dalam satu mangkok," kata Imam.

Nasi Grombyang Khas PemalangNasi Grombyang Khas Pemalang Foto: detikFood/Robby Bernardi

"Grombyang sendiri merupakan bahasa Pemalang yang berarti mengapung dan bergoyang-goyang. Kalau bapak saya sejak tahun 1978. Memang sebelumnya Nasi Grombyang ini kebanyakan dijual keliling," imbuh Imam.

Tidak diketahui dengan pasti kapan makanan khas ini mulai diciptakan dan oleh siapa. namun makanan khas pemalang ini sudah dikenal sejak dulu bagi masyarakat Pemalang. Dengan bumbu rempah seperti lengkuas, jahe, kunyit, salam, kemiri, daun salam, kluwak dan lainnya, akan terasa hangat di tubuh. Apalagi isian daging sapinya sangat empuk saat dikunyah.

Para pelanggang Nasi Grombyang, selain dari wilayah Pemalang, juga berasal dari luar kota, yang justru sengaja datang ke Pemalang hanya untuk menikmati nasi grombyang.

Rahadian (40) bersama keluarganya dari perjalanan Cirebon ke Solo, sengaja mampir ke warung Nasi Grombyang.

Nasi Grombyang Khas PemalangNasi Grombyang Khas Pemalang Foto: detikFood/Robby Bernardi

"Tadi saya perjalanan via tol sengaja keluar di Pemalang untuk ini (Semangkok Nasi Grombyang). Hampir sih kalau melewati Pemalang kita selalu mampir. Biasanya saya sengaja datang di atas pukul satu siang biar tidak terlalu ramai," katanya.

"Dagingnya empuk, bumbu rempahnya sangat terasa dan memang nasinya sedikit. Kalau saya akan saya tambahin sate dagingnya untuk menu lengkapnya," imbuhnya.

Eni Herlina, pelanggan asal Pekalongan, mengakui saat dirinya perjalanan ke arah Barat dari Pekalongan, dirinya sengaja mampir ke Pemalang untuk menikmati Nasi Grambyong.

Nasi Grombyang Khas PemalangNasi Grombyang Khas Pemalang Foto: detikFood/Robby Bernardi

"Dagingnya lembut banget, siapapun akan suka. Apalagi kuahnya seger. Kalau saya sudah lama langganan. Palagi jarak Kota Pekalongan dan Pemalang kan deket ya. Jadi kalau pingin langsung ajak keluarga ke sini," kata Eni Herlina.

Jika musim liburan seperti saat ini, Nasi Grombyang Haji Warso Pemalang ini setiap harinya menghabiskan sekitar 40-50 Kg daging sapi.

Nasi Grombyang Khas PemalangNasi Grombyang Khas Pemalang Foto: detikFood/Robby Bernardi

"Kalau berapa mangkoknya kita gak ngitung berapa mangkok atauporsi dalam seharinya. Biasanya kita ngitungnya jumlah daging bila musim liburan seperti saat ini bias habiskan 40-50 kg daging sapi," tambah Imam.

Nah, untuk dapat menikmai semangkok Nasi Grombyang, pelanggan cukup membayar Rp 17.000 saja. Sedangkan hidangan pelengkap seperti sate babad/daging, jeroan ataupun usus, harganya sama yakni Rp 5.000.



Simak Video "Rahasia Kenikmatan Nasi Ayam Bu Wido di Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com