Egg Tart, Camilan Khas Portugis yang Cocok untuk Teman Kopi dan Teh

Inkana Putri - detikFood Selasa, 21 Des 2021 22:10 WIB
Egg Tart, Camilan Khas Portugis yang Cocok untuk Teman Kopi dan Teh Foto: Dok. Instagram/terascrita
Jakarta -

Egg Tart akhir-akhir ini menjadi camilan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Kue asal Portugis yang terbuat dari susu, gula, krim, telur dan diberi isian custard di atasnya ini memang cocok jadi cemilan saat pagi dan sore hari. Rasa egg tart yang cenderung manis ini pun cocok disantap bersama secangkir teh dan kopi.

Meski berasal dari Portugis, bukan berarti egg tart sulit ditemui di Indonesia. Bahkan, saat ini egg tart bisa didapatkan dengan mudah secara online. Salah satunya seperti kue egg tart 'Teras Crita' buatan Gina Yulisman dan Dewi Indirasari.

Dewi mengatakan awal bisnis egg tart didirikan karena dirinya ingin memberikan camilan sehat untuk anak anaknya. Namun, mengingat egg tart banyak digemari orang, Dewi akhirnya mulai menjualnya di tahun 2016.

"Bisnis egg tart didirikan pada tahun 2016. Egg tart merupakan kue sejenis tart pastry yang menggunakan susu dan telur sebagai bahan utamanya. Membuat egg tart terinspirasi dari ingin menyuguhkan cemilan sehat dan simple untuk sang anak. Kini egg tart cukup banyak digemari oleh banyak orang. Renyah dan nikmat dengan isian yang lembut dan bergizi, snack asal Portugal ini enak disantap dalam keadaan beku atau hangat," ujarnya kepada detikcom.

Dewi mengatakan egg tart ala Teras Crita memiliki rasa creamy, dipadukan dengan pastry yang crunchy. Adapun untuk satu boks egg tart dijual seharga Rp 50 ribu dengan isi 6 pcs. Di momen spesial, dirinya juga menerima pesanan egg tart dalam bentuk hampers.

"Egg tart dari Teras Cruta bisa dijadikan hampers juga untuk Ramadhan. (Jika) biasanya kue-kue kering, egg tart dari Teras Crita bisa jadi salah satu referensi (hampers) biar nggak bosen," tulisnya melalui Instagram.

Dari bisnis ini, dalam satu bulan Dewi dapat menjual hingga 40 boks per bulannya dengan omzet Rp 2 juta sebulan. Namun, di tengah pandemi, bisnisnya mengalami perubahan sehingga ia harus berjualan secara online.

"Selama pandemi ada perubahan dari toko offline menjadi online," ungkapnya.

Selain berpindah ke bisnis online, Dewi juga mengikuti program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari detikcom x Kraft Heinz Food Service guna mendorong bisnisnya. Ia pun mengaku senang dapat memperoleh berbagai insight seputar bisnis kuliner. Dewi berharap bisnisnya dapat terus maju dan berkembang.

"Senang, bisa mempunyai ilmu tambahan. Saya harap bisnis bisa berkembang lebih baik. (Karena) menurut saya, bisnis egg tart kami sangat layak berkembang dan maju di pasaran. Hal ini karena dari segi rasa dan kualitas serta harga yang terjamin," pungkasnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com